Politik

Luhut Dipanggil ke Istana, Ada Apa?

Jakarta - Mantan Menteri Perindustrian Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama lebih kurang satu jam pada Kamis (23/10/2014) siang, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Apa yang dibicarakan Jokowi dengan mantan penasihat Tim Transisi itu?
 
Seusai bertemu Jokowi, Luhut enggan berbicara soal isi pertemuan. "Enggak ada, kami ngobrol-ngobrol doang, macam-macam," kata Luhut.
 
Luhut juga membantah adanya pembicaraan soal delapan nama calon menteri bermasalah yang dilaporkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Luhut sempat diwacanakan menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Saat ditanya apakah pembicaraan bersama Jokowi juga membahas masalah tiga bidang itu, Luhut kembali berkilah.
 
"Pokoknya macam-macam," katanya singkat.
 
Pada Rabu (22/10/2014) malam, pengumuman kabinet Jokowi batal dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Padahal, sudah empat hari ini Jokowi memanggil sejumlah nama.
 
Mereka di antaranya Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono, mantan KSAD Ryamizard Ryacudu, cendekiawan muslim Komaruddin Hidayat, dan mantan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung.
 
Selain itu, Jokowi juga memanggil Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Ketua DPP Partai Nasdem Siti Nurbaya, Rektor Universitas Gadjah Mada Pratikno, dan pakar hukum tata negara Saldi Isra.
 
Hari ini, Jokowi memanggil pula tiga calon menteri PKB, yakni Marwan Ja'far, Hanif Dakhiri, dan Mohammad Nasir. Selain itu, ada juga bos Susi Air, Susi Pudjiastuti; dan dua politisi Partai Nasdem, yakni Enggartiasto Lukita dan Fery Mursidan Baldan. (rep01/kc)