Hukum

Sadis, Dua WNI Ditembak Mati Polisi di Malaysia

PENANG – Dua warga Indonesia ditembak mati polisi setelah mereka melakukan perampokan di daerah Mount Erskine, Penang, Malaysia pada Senin, 18 April. Dua orang pelaku lagi dilaporkan berhasil melarikan diri dari insiden yang terjadi pada pukul 04.30 waktu setempat itu.
 
Kelompok itu sebelumnya melakukan perampokan di sebuah rumah di daerah Lengkok Halia yang berjarak sekira 1,3 kilometer dari lokasi kejadian. Polisi yang melakukan pengejaran terlibat tembak menembak dengan tersangka sebelum akhirnya berhasil melumpuhkan mereka.
 
“Setelah pengejaran singkat, kami berhasil menghentikan mobil tersangka di dekat pemakaman China di Jalan Mount Erskine.”
 
“Sesaat setelah petugas kami turun dari mobil patroli, para perampok turun dan menembaki mereka,” demikian penjelasan dari Kepala Polisi Penang, Komandan Datuk Abdul Ghafar Rajab sebagaimana dilansir The Star, Selasa (19/4/2016).
 
“Dua tersangka ditembak mati sebagai pembelaan diri sementara dua orang lagi melarikan diri ke arah pemakaman,” tambahnya.
 
Dari keterangan yang diberikan Datuk Abdul Ghafar, mobil yang digunakan para tersangka telah dilaporkan dicuri pada Agustus 2015. Dia meyakini komplotan tersebut telah terlibat dalam sedikitnya 25 perampokan sejak awal 2015.
 
“Saya tidak mau mengungkap terlalu banyak detail dari perampokan terakhir karena dua tersangka masih melarikan diri,” tutupnya. (rep05)