Karena Halangi Jalan Evakuasi

Anggota Satgas Karhutla Pukul Sopir Truk

Jakarta-Satgas Karhutla mengakui ada personil TNI memukul supir truk. Tindakan tersebut dilakukan karena korban menghalangi jalan evakuasi warga dari lokasi Karhutla dan menolak disuruh minggir.
 
Juru Bicara Satgas Tanggap Darurat, Kolonel Robert Selasa (24/3/14) mengatakan bahwa peristiwa pemukulan supir truk terjadi saat tim Satgas mengevakuasi warga desa karena terkepung kebakaran lahan di perkebunan sawit milik Pemda Siak. Tak hanya itu, saat itu satu anggota Satgas mengalami sesak pernafasan. Satu anggota Satgas berada di dalam mobil Damkar. 
 
Namun dalam kondisi seperti itu dan saat buru-buru itu, ternyata dibagian depan ada truk tengah membuang kerikil dan menghalangi jalan mobil yang mengevakuasi warga.
 
"Saat itu hanya ada satu truk, bukan dua. Satgas sudah memberitahukan agar truk bergeser dulu, karena ada evakuasi warga dan anggota Satgas yang sudah sesak nafas. Namun supir truk bernama Syaibullah itu malah ngeyel. Dia sebut lagi nunggu temannya dulu. Inilah yang membuat marah salah satu anggota Satgas," kata Kol Robert.
 
Menurut Robert, saat ini, salah satu anggota Satgas yang melakukan pemukulan itu sudah ditarik. Penarikan dilakukan untuk dimintai keterangan di Denpom Pekanbaru.
 
"Satu anggota Satgas sudah ditarik untuk dimintai keterangan di polisi militer terkait hal itu. Jadi kita tetap menyelesaikan masalah ini secara profesional," kata Kol Robert.
 
Menurut Robert, semestinya masalah ini tidaklah dibesar-besarkan. Satgas bekerja untuk semua masyarakat. Lagipula saat itu satgas mengevakuasi warga desa yang terkepung api kebakaran lahan. 
 
"Mungkin peristiwa ini ada kesilafan, dan kita juga sudah saling memafkan dan sudah berdamai," kata Kol Robert, seperti dilansir riauterkini. (rep05)