Sosialita

Nih Jurus Agar tak Disebut Orang yang Selalu Ngaret

APAKAH Anda termasuk orang yang kerap terlambat alias ngaret? Kebiasaan buruk ini memang tergantung pada karakter tiap orang, bahkan faktor keturunan. Namun bisa juga segera diperbaiki.
 
Tidak saja menyebabkan stres, terlambat juga bisa memberikan reputasi buruk. Kebiasaan ini dapat memberikan efek negatif dalam hubungan Anda, baik pribadi maupun urusan bisnis. Dalam sebuah studi yang dirilis European Journal of Work and Organizational Psychology, para partisipan memberikan respon negatif pada orang-orang yang terlambat datang rapat, membuat mereka merasa diremehkan sehingga menganggap itu sebagai penghinaan.
 
Cara memperbaikinya
 
Memang sulit membuat perubahan drastis. "Banyak orang benci dirinya terlambat dan mereka telah mencoba memperbaikinya," ujar Diana DeLonzor, konsultan manajemen dan penulis Never Be Late Again. Menurut DeLonzor, persoalan terlambat ini memiliki masalah yang lebih kompleks dari yang dikira.
 
DeLonzor, seperti dilansir dari YouBeauty, langkah pertama adalah menyadari bahwa Anda memiliki masalah, dan mencari tahu kenapa Anda selalu terlambat. Kemudian, Anda harus memutuskan untuk membuat perubahan.
 
Kalau alasan Anda selalu terlambat karena merasa cemas kalau datang terlalu dini, Julie Morgenstern, penulis Time Management Ftom the Inside Out mengatakan, pergilah ke acara yang menyediakan sesuatu yang bisa dilakukan selagi menunggu acara utama dimulai. Jika Anda kerap terlambat karena selalu mencoba melakukan satu hal lagi sebelum keluar pintu, buang jauh-jauh kebiasaan itu dan pergilah tepat waktu.
 
Jangan pernah meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Cara terbaik menurut Rachelle Isip, order expert, adalah dengan mencari tahu terlebih dulu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berpindah tempat dari titik A ke titik B. (rep05)