Hukum

Area Terlalu Luas, Pencarian Benda diduga MH370 Terhambat

Jakarta-Proses pencarian dari dua benda yang diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370, diyakini akan berjalan lamban. Hal ini disebabkan oleh luasnya area pencarian.
 
Perusahaan DigitalGlobe Inc, yang menyediakan foto satelit, mengaku sudah mengumpulkan foto satelit sejak 16 Maret 2014. Dalam foto yang dikumpulkan tersebut, terdapat foto puing yang diyakini terkait dengan pesawat Malaysia Airlines.
 
Pihak perusahaan berasal dari Colorado, Amerika Serikat (AS) tersebut menyediakan foto-foto ini kepada pihak Pemerintah Australia yang melakukan pencarian di wilayah Samudera Hindia.
 
"Pemerintah Australia baru melakukan penyisiran berdasarkan foto tersebut dalam beberapa hari terakhir, setelah dilakukan upaya pencarian internasional yang diperluas hingga selatan Samudera Hindia dan perairan dekat Australia," ujar Juru Bicara DigitalGlobe Turner Brinton, seperti dikutip Reuters, Jumat (21/3/2014).
 
"Melihat luasnya lokasi pencarian saat ini, membuat proses analisis dari data menjadi lamban," lanjutnya.
 
Menurut Brinton, lima satelit dengan resolusi tinggi yang dimiliki perusahaannya bisa mengambil foto bumi hingga tiga juta kilometer (km) persegi setiap harinya. 
 
"Volume dari foto ini terlalu luas untuk dicari secara langsung tanpa tahu di mana lokasi pencarian dimulai," tegasnya.
 
Pencarian pesawat yang hilang memasuki hari ke-14 itu mulai diarahkan ke lokasi sekira 2.500 kilometer (km) barat daya dari Perth setelah Australia menemukan dua benda yang panjangnya mencapai 24 meter terlihat di selatan Samudera Hindia. Namun hingga saat ini belum ditemukan keberadaan dari dua benda tersebut.(rep05/vvc)