Riau Raya

Cadangan Minyak Baru Ditemukan Di Riau

Pekanbaru –  Kabupaten Rokan Hilir, Pekanbaru, Riau, diproyeksi akan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. bagaimana bisa?
 
Sebab, menurut Gubernur Riau, Annas Maamun yang telah melakukan pertemuan dengan PT Chevron Pasific Indonesia (CPI), telah ditemukan cadangan minyak baru yang diperkirakan terbesar di Riau.
 
“Pihak Chevron menemui saya, ada waktu sekitar 15 hari yang lalu. Mereka bilang ada sumber minyak terbesar Riau, di sekitar Sungai Rokan. Bahkan jumlahnya akan melebihi minyak Duri di Bengkalis,” ungkap Anna di Pekanbaru, Senin 18/8/14.
 
Apabila penemuan itu benar,  Kabupaten Rohil juga dapat menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. Tentunya pihak pemerintah daerah menyambut gembira informasi tersebut. Sebab, adanya tambang minyak baru itu  tentu akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Riau, terutama untuk mengurangi angka kemiskinan yang masih cukup tinggi.
 
Menurut Annas, masyarakat miskin tersebut harus dibantu pemerintah untuk dapat terentas dari posisinya.
 
“Saya sering singgah ke rumah orang miskin di tepi Sungai Siak, di Kandis, dan di Rohil. Sulit bagi mereka keluar dari kemiskinan kalau tidak dibantu,” ucapnya.
 
Selain itu, menurut gubernur, kekayaan alam Riau harus dimanfaatkan untuk pembangunan karena masih banyak infrastruktur yang harus diperbaiki.
 
“Pertambahan penduduk luar biasa pesatnya. Di Rohil lima tahun lalu hanya berjumlah 480 ribu jiwa, sekarang telah mencapai 790 ribu jiwa. Jadi meningkat 40 persen,” sebutnya.
 
Selain kekayaan alam berupa minyak, lanjut Annas, Provinsi yang telah dipimpin sembilan gubernur dan empat pejabat gubernur itu juga memiliki potensi besar dari sektor  produksi kelapa sawit. Ia mengatakan daerah Riau merupakan sawit tersubur dan terbanyak di Pulau Sumatera. Hal itu menurutnya pernah dipaparkan oleh  Institut Pertanian Bogor (IPB).
 
Dengan banyaknya kekayaan yang dimiliki Riau itu, dalam momentum kemerdekaan RI, ia mengajak semua pihak untuk bersama membangun Riau. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kemiskinan. (rep01/pewartaekbis)