Riau Raya

Wow, Gaji Pendamping Desa Capai Rp1 Miliar Per Bulan

PEKANBARU - Pasca aksi demonstrasi tenaga pendamping desa beberapa waktu lalu, proses audit progam UED-SP terus digesa. Diharapkan, langkah tersebut dapat rampung awal bulan mendatang, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
 
Salah satu yang menjadi sorotan proses audit adalah tingginya gaji tim leader dan pengurus pendamping desa. Setiap bulannya saja diperlukan dana mencapai Rp1 miliar untuk gaji tim leader, pengurus dan tenaga pendamping desa tersebut. Begitu juga untuk kinerja dan output positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Desa (BPM-Bangdes) Provinsi Riau H Daswanto, akhir pekan lalu di Pekanbaru. Menurutnya, proses audit memang diperlukan agar diketahui secara jelas dan transparan implementasi dan realisasi program yang sudah berjalan bertahun-tahun itu.
 
Ia menerangkan, Pemerintah Provinsi Riau tentunya tidak mengabaikan aspirasi yang disampaikan para tenaga pendamping desa itu. Hanya saja, kepastiannya masih menunggu hasil audit yang saat ini sedang berjalan.
 
‘’Kita juga mengharapkan proses auditnya dapat segera diselesaikan. Saat ini, proses administrasinya sudah selesai, tinggal hasil audit saja lagi. Oleh karena itu, saya meminta agar para tenaga pendamping desa itu, untuk bersabar. Jika audit sudah selesai, insya Allah akan direalisasikan,’’ paparnya.
 
Saat ditanyakan mengenai target finalisasi proses audit tersebut, dia menerangkan hal itu ada tahapan dan aturannya. Daswanto tidak bisa memberikan target khusus. Namun, dia berharap  dalam Mei ini sudah tuntas.
 
‘’Inspektorat dan BPKP sedang melaksanakan tugasnya mengaudit. Kita tunggu saja, semakin cepat semakin baik, sehingga ada kejelasan untuk hak tenaga pendamping desa tersebut,’’ terang Daswanto.
 
Mantan Kepala Kesbangpolinmas Riau itu menilai, Gubernur Riau ingin memastikan tidak ada kendala yang mengarah pada permasalahan hukum untuk program yang sudah berjalan bertahun-tahun ini. Sehingga dapat diketahui kondisi riil dan evaluasi yang dapat dilakukan untuk program yang melibatkan ratusan tenaga pendamping desa di seluruh Riau. 
 
Jumlah tenaga pendamping yang di 12 kabupaten/kota itu, mencapai 288 orang. Rinciannya, tenaga pendamping ini setiap bulannya mendapatkan intensif sebesar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta. Sementara tim leader (TL)-nya mendapatkan gaji Rp6 juta per bulan.(rep05/rpc)