Kabut di bengkalis Makin Tebal

Nakhoda Diminta Hidupkan Lampu Navigasi

BENGKALIS-Nakhoda kapal terpaksa menghidupkan lampu navigasi untuk melayani alur pelayaran antar pulau akibat kabut asap yang semakin tebal. Menurut agen kapal, jarak pandang saat ini dalam kisaran 50 meter saja, terutama alur pelayaran Dumai-Bengkalis-Selatpanjang.           
 
Hal ini disampaikam agen Batam Jet Bengkalis, Yani Sakiman saat dihubungi, Senin (3/3/2014). Menurutnya, sesuai apa yang disampaikan Nakhda kapal Batam Jet, jarak pandang di laut hanya 50 meter. Karena kondisi sedemikian rupa, nakhoda harus menggunakan lampu navigasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
 
"Pelayaran masih berjalan normal seperti biasa, hanya memang harus ekstra hati-hati. Jarak pandang hanya 50 meter, nakhoda terpaksa menggunakan lampu navigasi. Kondisi kabut yang paling tebal itu antara Bengkalis-Dumai dan Selatpanjang," kata Yani Sakiman.
 
Pengusaha yang akrab disapa Aben ini menambahkan, kondisi tidak jauh berbeda juga terjadi untuk jalur Selatpanjang-Batam. Hanya saja kondisi kabut asap tidak setebal Dumai-Selatpanjang.
 
"Kendati kabut tebal, tapi kita belum sampai menunda jadwal keberangkatan seperti yang pernah kita lakukan sebelum ini," ujarnya. (rep05)