Sosialita

Koleksi 1001 Kura-kura, Perempuan Ini Masuk MURI

JAKARTA–Giwo Rubianto Wiyogo, Minggu (28/4) malam, memperoleh penghargaan Rekor MURI, sebagai pengoleksi kura-kura terbanyak di Indonesia.

"Bisa dikatakan ini adalah rekor dunia. Ibu Giwo sebagai perempuan pengoleksi 1001 kura-kura di dunia," kata Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana, saat menyerahkan piagam rekor dunia kepada mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini.

Piagam tersebut diserahkan oleh Jaya Suprana di sela-sela resepsi pernikahan putra sulung Giwo, Wurianto Rubianto Wiyogo dengan Brenda Hayatulhaya, di Hotel Mulia, Minggu (28/4) malam.

Giwo menuturkan kura-kura merupakan lambang umur panjang. Dalam arti sebagai lambang kebahagiaan, kemakmuran, dan panjang umur. "Setiap gerak gerik kura-kura selalu tersirat makna kesabaran, ketelitian, berjiwa tenang, pantang menyerah, penuh kebijaksaan dan ketegaran," ujar pemerhati masalah perempuan dan anak ini.

Giwo menuturkan dalam membentuk keluarga sakinah, filosofi yang tersirat dalam kura-kura perlu dijadikan guru dalam setiap langkah kehidupan, menghargai proses, fokus pada pencapaian visi, dan misi hidup yang bahagia.

Itu sebabnya, pernak pernik kura-kura ada dalam pesta pernikahan yang dihadiri Presiden SBY dan Ani Yudhoyono ini. Mulai dari suvenir, baju pengantin bermotif kura-kura, karpet ballroom, lukisan, patung, kartu undangan pernikahan, dan lainnya.

Giwo sudah lama mengoleksi kura-kura. Baginya, meski hewan ini jalannya lambat, namun memiliki filosofi dalam membentuk keluarga yang kokoh dan bahagia.

Pada Feng Shui, kura-kura merupakan lambang bukit perlindungan daerah utara yang kokoh dan kuat. Selain itu, simbol kenyamanan dan kedamaian. (rep02/rol)