Hukum

Bandara Husein Sastranegara pintu masuk peredaran narkoba

Petugas Bea Cukai Jawa Barat untuk kesekian kalinya mendapati menyelundupkan narkoba melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung. Modus yang biasa digunakan menempelkan barang haram tersebut ke benda bawaan yang tidak diduga. 
 
Tak mau kecolongan lagi petugas akan memperketat penjagaan di bandara dari penyelundupan narkotika yang berasal dari luar negeri.
 
"Sekarang bandara ini kan sudah menjadi bandara internasional, sehingga rentan dan wajar untuk melakukan penjagaan ketat," kata Kabid Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Jabar, Saepullah Nasution di Bandung, Rabu (11/12).
 
Dia mengendus beberapa tahun ke belakang banyak yang memanfaatkan Bandara Husein Sastranegara sebagai pintu masuk narkotika untuk didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Pada 2013 pihaknya berhasil menggagalkan tiga penyelundupan narkoba senilai Rp 6,9 miliar masuk melalui bandara tersebut.
 
"Dulu Husein ini bandara lokal, sekarang international, sekarang tentu kita perketat," ungkapnya. 
 
Untuk meredam peredaran itu pihaknya telah memiliki tempat dan petugas khusus yang berjaga selama 24 jam. Dia memastikan petugas yang berjaga memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi dan melakukan pengecekan terhadap orang-orang yang disinyalir membawa narkoba. Mereka yang bertugas dibantu juga alat deteksi.
 
"Untuk penunjang kita juga bisa meminjam jasa anjing K9 yang memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi narkoba," ungkapnya. seperti dilansir merdeka.com. (rep10)