Nasional

Banyak mahasiswa asal Indonesia ikut wajib militer di Singapura

Dua Warga Negara Indonesia (WNI) ketahuan mengikuti wajib militer di Singapura. Mereka kepergok saat TNI AD dan Angkatan Darat Singapura menggelar latihan bersama di Magelang.

Fenomena WNI ikut wajib militer di sana bukan perkara baru. Banyak mahasiswa Indonesia yang terpaksa ikut wamil karena program itu menjadi syarat untuk permanent resident. Ada beberapa kampus juga mewajibkan mahasiswanya ikut wamil.

"Ini bukan kasus pertama. Memang kalau di Singapura, kalau pendidikan itu kadang mewajibkan murid didiknya ikut pendidikan kemiliteran," kata Kepala Bagian Humas dan Tata Usaha Heriyanto Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (12/11).

Menurut Heriyanto dalam kasus ini tak masalah seorang WNI ikut wajib militer di negara lain. Sebabnya merupakan syarat akademik.

"Ya (tidak masalah). Tapi kalau datang ke Singapura sengaja (untuk masuk militer), itu dilarang," kata Hariyanto.

Sementara itu pihak TNI mengaku sudah mendeportasi dua WNI yang menjadi militer Singapura. Mereka dikirim pulang ke Singapura dan tidak diperkenankan ikut latihan gabungan. Dua pria berinisial CHJ dan AJ itu sempat diperiksa satu minggu oleh TNI di Magelang. (cr01/mdc)