Fokus Rohil

Kemenag Rohil Sebarkan 180 Penyuluh Agama

BAGANSIAPIAPI - Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Rohil sangat mendukung program Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam membimbing umat belakangan ini dengan turun ke lapangan secara langsung khususnya di daerah miskin. Untuk mendukung program MUI tersebut, Kamenag mengambil kebijakan dengan menyebarkan tenaga penyuluh agama sebanyak 180 orang di Rohil.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kamenterian Agama Kabupaten Rohil, H Agustiar S Ag, Kamis (26/9/2013). "Saya melihat program yang dilaksanakan MUI dalam konsep pembinaan umat itu sangat bagus sekali. Malahan, kita dari Kamenag Rohil sangat mendukungnya. Apalagi, setiap pelaksanaan pembinaan umat dilakukan oleh MUI, kita dari kalangan Kamenag Rohil selalu dilibatkan terutama tampil sebagai nara sumber. Dan saya melihat, pembinaan umat terutama di daerah-daerah miskin itu sangat diperlukan sekali," sebut Agustiar.

Alasannya, tambah Agustiar, masyarakat yang berada di daerah miskin tersebut dinilai sangat minim mendapatkan informasi terlebih yang berkaitan dengan masalah agama. Dengan kondisi yang serba minim dan penuh keterbatasan tersebut, maka tidak tertutup kemungkinan dapat dimanfaatkan dengan masuknya paham-paham baru yang bertentangan dengan agama. "Apalagi, kegiatan seperti pembekalan ilmu pengetahuan tentang agama sebagian besar cendrung dilaksanakan di kota. Kalau di daerah-daerah miskin dinilai belum begitu banyak," katanya.

Berkaitan dengan itu, lanjut Agustiar, pihak Kamenag Rohil sudah menyiapkan sejumlah kebijakan. Salah satu diantaranya yakni mengerahkan sebanyak 180 tenaga penyuluh agama yang disebarkan di semua daerah. Guna menambah gairahnya para penyuluh agama dalam melaksanakan tugasnya, Kamenag Rohil membantu dana intensif sebesar Rp300 ribu perbulan untuk perorang. "Dengan adanya tenaga penyuluh itu tadi diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan tentang agama kepada masyarakat yang berada di semua daerah terlebih di daerah-daerah miskin. Ini harapan kita," paparnya.

Selain itu, tambah Agustiar, agenda pembinaan umat yang dilaksanakan oleh MUI Kabupaten Rohil diharapkan dapat terus ditingkatkan di masa-masa mendatang. Salah satu diantaranya yakni dapat menambah daerah-daerah yang menjadi sasaran dalam agenda pembinaan umat.

"Agenda pembinaan umat yang dilaksanakan kemarin itu, baru delapan lokasi yang tersebar di empat kecamatan. Kendati baru pertama kali dilakukan, namun saya telah mendapatkan kesan yang sangat berarti ketika menghadiri salah satu masjid yang ada di daerah miskin itu. Setelah melihat kondisi seperti itulah, kami menyarankan agar MUI Rohil dapat terus meningkatkan agenda pembinaan umat itu," sambungnya. (rep1)