Terjerat Korupsi Hambalang

Anas Urbaningrum Santai Liburan di Bali

Denpasar - Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersama keluarganya jalan-jalan di arena Pesta Kesenian Bali (PKB) di Denpasar. Anas santai menghabiskan waktu tiga hari untuk liburan.
 
Anas yang didampingi fungsionaris DPP Partai Demokrat asal Bali Gede Pasek Suardika tiba di arena PKB di Taman Budaya, Denpasar, pukul 18.40 Wita dengan menggunakan mobil Toyota Alphard warna hitam, Rabu (26/6).
 
Dia langsung menuju stan pameran produk kerajinan khas Bali. Anas yang berstatus sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan kompleks atlet Hambalang sempat meniup seruling bambu khas Bali sambil bersenda gurau dengan anak-anaknya dan Pasek Sudiarka.
 
Pengunjung PKB memanfaatkan kedatangan Anas itu dengan mengajaknya berfoto bersama.
 
Selain itu, Anas dan Pasek juga membeli beberapa potong baju kemeja putih bercorak Bali. Baju itu dipilihkan langsung oleh istri Suardika, Evi Lestari Andajani. Keduanya juga membeli "udeng" (ikat kepala khas Bali) yang langsung digunakannya sambil berjalan-jalan melihat-lihat produk kesenian yang dipamerkan di PKB.
 
Anas yang datang dari Jakarta pada Selasa (26/6) dan rencananya akan berlibur di Bali selama tiga hari hingga Kamis (27/6).
 
Menurut Pasek, rencananya mereka akan menonton parade gong kebyar anak-anak dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Jembrana.
 
"Baru datang rencananya nontong gong kebyar anak-anak, tapi sekarang jalan-jalan sebelum acaranya dimulai," ucapnya.
 
Sementara itu, Anas mengaku senang berkunjung ke PKB karena bisa melihat berbagai jenis produk kesenian khas Bali dan daerah lainnya yang tidak kalah menariknya.
 
"Saya datang bersama keluarga untuk liburan karena sangat senang melihat produk kesenian dari seluruh Bali," ucapnya seperti dilansir merdeka.com.
 
Dia juga sengaja membeli produk kerajinan Bali karena sangat bagus dan menarik untuk digunakan maupun untuk di pajang di rumahnya.
 
Sementara itu, ketika ditanya terkait pemeriksaan tiga orang staf Partai Demokrat pada Senin (24/6) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anas mengaku tidak tahu.
 
"Saya juga tidak tahu," katanya saat ditanya pula mengenai materi pemeriksaan terhadap tiga orang dekat Anas itu. (rep04)