Nasional

Pekan Ini, Rupiah Diuji Kekuatannya

Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Jumat (12/9/2014). Rupiah mencoba menguat setelah dollar AS melemah. 
 
Dollar index kembali turun walaupun tipis dini hari tadi setelah jobless claims diumumkan naik. Hal itu juga membuat euro menguat 0,16 persen ke level 1,29 per dollar AS. Imbal hasil US Treasury 10 tahun terus naik hingga 2,55 persen. 
 
Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, sanksi baru terhadap Rusia oleh Uni Eropa terlihat tidak memengaruhi pasar walaupun harga minyak brent naik tipis ke 98,09 dollar AS per barrel. Malam ini ditunggu data penjualan ritel AS yang diperkirakan membaik.   
 
Bank Indonesia mempertahankan BI rate di 7,5 persen sembari menegaskan tujuannya untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan. BI juga mendesak pemerintah menaikkan harga BBM serta mempercepat reformasi struktural. 
 
"Rupiah masih melemah hingga kemarin sore di saat beberapa mata uang Asia menguat. Ruang pelemahan terlihat rupiah sudah terbatas. Rupiah pun berpeluang menguat hari ini," tulisnya. (rep05)