Politik

Paling Sering Tampil di TV, Suara Win-HT Tetap Jeblok

Jakarta-Dalam hasil Exit Poll Indikator Politik Indonesia-Metro TV, Partai Hati Nurani Bangsa (Hanura) dianggap sebagai partai yang paling sering dilihat 
 
masyarakat di televisi. Dari 2.000 responden, sebanyak 23,6 persen mengaku sering melihat partai besutan Wiranto tersebut.
 
Meski begitu, intensitas kemunculan di televisi berbanding terbalik dengan tingkat perolehan suara Hanura di pemilihan legislatif. Dalam Exit Poll Indikator Politik 
 
Indonesia-Metro TV, partai yang mengusung Wiranto dan Harry Tanoe sebagai capres dan cawapres ini hanya mendapat 4,7 persen suara.
 
"Hanura paling banyak dilihat di televisi, tetapi ini tampak tidak berpengaruh signifikan pada Hanura," Peneliti senior Indikator Politik Indonesia Kuskridho Ambardi 
 
saat merilis hasil Exit Poll Indikator Politik Indonesia, Rabu (9/4).
 
Justru, lanjut Ambardi, sosialisasi yang ditempuh PDIP yang lebih gencar mengunjungi pemilih dan sosialisasi luar ruang, seperti spanduk, stiker dan poster dianggap 
 
cukup memberi efek terhadap pilihan koresponden. 
 
"Sosialisasi cara PDIP ini lebih berefek," ujarnya.
 
Sementara, untuk jenis media surat kabar, Golkar dianggap sebagai partai yang paling sering dibaca di koran. Sebanyak 13,3 responden memilih partai berlambang pohon 
 
beringin tersebut, yang kemudian diikuti PDIP dengan 9,2 responden. Sebanyak 8,9 persen responden mengaku membaca Hanura di koran. 
 
"Sedangkan 39,8 persen responden memilih tidak menjawab," ujarnya.
 
Total sampel 2.000 responden, dipilih secara acak dengan metode stratified two-stage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2.2 persenpada derajat 
 
kepercayaan 95 persen.
 
Responden adalah pemilih yang baru keluar dari TPS, dan diwawancarai secara tatap muka dengan kuesioner. (rep05)