Dua Bulan tak Digaji

Petugas Kebersihan di Bengkalis Ogah Kerja

Bengkalis-Dipicu belum menerima gaji selama dua bulan, petugas kebersihan dari Dinas Pasar dan Kebersihan Bengkalis mogok. Kondisi tersebut mengakibatkan sampah di beberapa titik di Bengkalis Kota dibiarkan menumpuk. Seperti yang terlihat di tempat pengumpulan sampah sementara di pinggir-pinggir jalan.
 
Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Indra Gunawan mengakui, gaji para pekerja kebersihan belum dibayarkan selama dua bulan. Keterlambatan pembayaran gaji tersebut menyusul APBD yang belum bisa digunakan.
 
Saat ini sedang dipersiapkan administrasi pencairan untuk pembayaran gaji selama dua bulan dan ditargetkan pekan depan sudah direalisasikan.
 
"Memang dua bulan belum dibayarkan, saat ini sedang diusahakan dan ditargetkan minggu depan sudah bisa dibayarkan. Keterlambatan ini bukan disengaja, karena memang kondisinya yang belum memungkinkan," katanya.
 
Indra berharap para pekerja kebersihan (mobil sampah, red), untuk sedikit bersabar. "Mohon bersabar segera dibayarkan," pintanya.
 
Sementara itu Kepala Bidang Kebersihan Abdul Kadir membantah tidak bertugasnya para pekerja kebersihan disebabkan gaji yang belum dibayar. Akan tetapi khusus mobil angkutan untuk sampah karena kehabisan bahan bakar. Hal itu dipicu pembayaran bahan bakar yang belum lunas, sehingga mobil angkutan sampah dilarang mengambil bahan bakar di tempat biasanya.
 
"Sebetulnya bukan mogok, cuma mobil angkutan sampah yang kehabisan bahan bakar. Tempat mengambil bahan bakar kabarnya tidak boleh lagi karena hutang sudah banyak. Tapi insyaallah sore ini sudah selesai, Kami sudah sampaikan penjelasan ke kawan-kawan," terang Kadir. (rep05/rtc)