Nasional

Perubahan Jalur MH370 Diatur 12 Menit Sebelum Pesan Terakhir Kopilot

Perubahan jalur pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 sengaja diatur melalui sistem komputer yang ada di dalam pesawat. Terungkap dalam penyelidikan bahwa perubahan jalur tersebut diprogram untuk berbelok sekitar 12 menit sebelum kopilot Fariq Abdul Hamid mengucapkan 'All right, good night'.
 
Menurut media AS, NBC News yang mengutip sumber yang memahami penyelidikan insiden ini, pesawat yang tiba-tiba berbelok ke arah barat telah diprogram di komputer pesawat sebelum kopilot Fariq memberikan pesan terakhir kepada Air Traffic Control (ATC) di Malaysia.
 
Pesan terakhir kopilot Fariq yang mengucapkan 'All right, good night' kepada ATC tercatat terjadi Sabtu, 8 Maret sekitar pukul 01.19 waktu setempat. Demikian seperti dilansir The Star, Rabu (19/3).
 
Seorang mantan penyelidik insiden pesawat dari National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat, Greg Feith menyatakan bahwa jalur alternatif biasa dipersiapkan oleh pilot.
 
"Beberapa pilot memprogram jalur penerbangan alternatif dengan tujuan situasi darurat. Kami tidak tahu apakah rencana alternatif ini untuk kembali ke Kuala Lumpur atau ini memang sengaja untuk membawa pesawat ke lokasi lain selain Beijing," ucap Feith.
 
Pengungkapan ini semakin menunjukkan bahwa perubahan jalur MAS MH370 memang direncanakan dan dieksekusi dari dalam kokpit sebelum ACT kehilangan kontak dengan pesawat.
 
Rute penerbangan MAS MH370 sengaja diubah dengan memasukkan kode navigasi ke dalam Flight Management System (FMS) yang ada di dalam pesawat. Sumber yang dikutip NBC News menuturkan bahwa pelaku yang sengaja memprogram perubahan jalur MAS MH370 ini dialah yang memprogam FMS.
 
"Ini akan menjadi skema yang sangat rumit," ucap seorang pensiunan pilot United Airlines, Ross Aimer yang kerap menerbangkan pesawat jenis Boeing 777.
 
"Dibutuhkan pelatihan besar-besaran untuk melakukan hal ini," imbuhnya.(Rep01)