Nasional

Muslim Ini Tewas Akibat Serangan ke Charlie Hebdo

Paris - Serangan terhadap kantor Charlie Hebdo di Paris pada Rabu, 7 Januari 2015, juga menewaskan seorang muslim. Dia adalah Ahmad Merabet, anggota polisi berusia 42 tahun, yang saat itu tengah berada di sekitar kantor Charlie Hebdo.
 
Di dunia maya, beredar foto dan ungkapan duka cita untuk Merabet. Akun @JeffersonObama misalnya, mengatakan bahwa Merabet adalah korban pertama dalam serangan mematikan ke kantor Charlie Hebdo. "R.I.P. Ahmed Merabet, a French #Muslim Cop, first victim of #CharlieHebdo attack," demikian cuitan @JeffersonObama, Kamis, 8 Januari 2015.
 
Laman situs Daily Caller mengabarkan Merabet adalah satu dari dua opsir polisi yang tewas dalam serangan di Charlie Hebdo. Dalam tayangan video yang beredar di YouTube, Merabet disebut terlihat tengah berjalan di trotoar dan ditodong oleh para teroris. Merabet juga dikabarkan sempat memohon agar jangan ditembak. 
 
Sebelum tewas, Merabet diketahui tengah terkena giliran patroli. Dia harus menjaga dan berpatroli di Distrik (Arrondisement) 11 Paris, wilayah tempat Charlie Hebdo bermarkas.
 
Merabet adalah bagian dari komunitas muslim Prancis. Di Prancis, ada sekitar 5-10 persen warga yang beragama Islam. Namun keberadaan mereka kini mendapat sorotan setelah otoritas keamanan Prancis mensinyalir ada 1.000 orang Islam yang terindikasi bergabung dengan kelompok militan Negara Islam Irak Suriah atau ISIS. (rep01)