Karhutla Masih Ancam Riau pada Mei hingga September

Kamis, 01 Mei 2014

Pekanbaru-Kondisi cuaca ke depan, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa pada periode Mei sampai dengan September nanti cenderung terjadi El Nino lemah. Kondisi ini menyebabkan curah hujan di wilayah Riau akan lebih sedikit dibanding pola normalnya sehingga besar potensi terjadinya karhutla.
 
Bukan hanya itu, pada bulan Juni sampai dengan September, pola angin dari selatan hingga barat daya yang mengarah ke negara tetangga Malaysia dan Singapore dapat memicu potensi tersebut.
 
"Jika tidak diantisipasi sejak awal, cuaca yang lebih kering dan rawan karhutla akan menjadi pemicu terjadinya bencana kabut asap kembali di Riau. Arah angin dari selatan ke barat daya memungkinkan kabut asap sampai ke negeri jiran Malaysia dan Singapore," terang Kepala Bidang Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo.
 
Untuk mengantisipasinya, Kepala BNPB juga mengagendakan untuk melakukan rapat antisipasi bencana asap dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota seluruh Provinsi Riau. 
 
Disinggung mengenai kondisi titik panas di Riau, Agus Wibowo mengatakan bahwa meski saat ini jumlah hotspot yang terpantau sangat kecil, namun ancaman beberapa bulan ke depan masih sangat tinggi. (rep05)