Antisipasi ISPA, 100 Ribu Masker Siap Didistribusikan

Selasa, 25 Februari 2014

PEKANBARU - Saat ini Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan 100 ribu lembar masker untuk kemudian dibagikan ke masyarakat dalam upaya mengantisipasi penyakit seperti infeksi saluran pernafasan atas (Ispa) dampak dari polusi kabut asap, demikian Dinas Kesehatan Riau meriliskan.
  
"Permintaan masker itu kami ajukan sejak beberapa pekan lalu dan telah sampai," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Zainal Arifin kepada pers di Pekanbaru, Senin (24/2/2014).
 
Ia mengatakan, masker tersebut akan di bagikan ke masyarakat yang ada di berbagai wilayah kabupaten/kota melalui dinas kesehatan masing-masing.
 
Zainal mengatakan, beberapa wilayah yang terkena dampak kabut asappaling parah seperti Kota Dumai, Bengkalis, Meranti dan Pelalawan serta Kabupaten Siak juga telah didistribusikan masker.
 
Nantinya, demikian Zainal, masker tersebut bisa dibagikan langsung oleh dinkes namun bisa juga melalui pusat kesehatan masyarakat yang ada di tiap kecamatan. "Saya rasa stok yang sudah ada ini akan cukup untuk mengantisipasi penyakit dampak dari polusi asap kebakaran lahan yang masih marak terjadi," kata dia.
 
Data Dinkes Riau menyebutkan, penderita infeksi saluran pernafasan atas (Ispa) yang merupakan dampak dari polusi kabut asap di Provinsi Riau saat ini meningkat dari sekitar 15.000 menjadi 20.000 jiwa.
 
Itu merupakan data yang dirangkum dari sejumlah daerah kabupaten dan kota sejak akhir Januari hingga Minggu (23/2), kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Zainal Arifin, dilansir Riaupos.co.
 
Awalanya kata dia, penderita Ispa pada Januari hanya kurang dari 5.000 jiwa, namun terus meningkat menjadi 15.292 pada pekan lalu dan sekarang sudah mencapai lebih 20.000 jiwa. Jumlah tersebut menurut dia belum termasuk penderita penyakit yang disebabkan kabut asap lainnya, seperti iritasi kulit, iritasi mata, dan lainnya. (rep03)