Putus Keterisoliran

Proyek Jalan Lintas Pujud Digesa

BAGANSIAPIAPI - Proyek pembangunan jalan lintas Kepenghuluan Siarang-arang menuju Kepenghuluan Air Hitam di Kecamatan Pujud, diyaniki memutus keterisoliran daerah, khususnya Air Hitam. Sehingga, pengerjaan jalan lintas ini digesa agar potensi yang dimiliki daerah bisa dioptimalkan. 

Hal ini dibenarkan Camat Pujud, Hasyim, Rabu (6/11//2013). "Total panjang proyek ini berkisar 3 kilometer. Jika selesai, kita yakin mampu mengatasi keterisoliran Kepenghuluan Air Hitam. Kini, dari 13 kilometer itu, sekitar 3 kilometer telah disemenisasi. Sisanya masih dalam masa pengerasan," beber Hasyim. 
 
Tahun anggaran 2014 mendatang, lanjut Hasyim, proyek ini bakal ditingkatkan untuk jalan-jalan lingkungan lainnya. "Proyek jalan tak berhenti sampai ditahun ini saja. Semenisasi jalan lintas tetap dilanjutkan nantinya sampai selesai. Kalau ini selesai, akses ke Air Hitam benar-benar terbuka," sambungnya. 
 
Meski baru berkisar 3 kilometer yang selesai dan selebihnya masih dalam tahap pengerasan, kini, manfaatnya mulai dirasakan warga. "Yang jelas saat ini mampu mempersingkat jarak tempuh. Apalagi sebelumnya kan warga menggunakan transportasi air jika ke pusat kota Pujud. Nah, sekarang ini warga mulai tidak lagi menggunakan sampan bila bepergian ke luar daerah," sebutnya. 
 
Manfaat lain yang bakal dirasakan, warga mampu meningkatkan pendapatan ekonominya. Dimana, masyarakat bisa membawa hasil-hasil yang dimiliki di Kepenghuluan Air Hitam seperti di sektor perkebunan kelapa sawit, karet dan sayur-sayuran serta hasil budidaya perikanan air tawar. "Kalau semua potensi bisa dioptimalkan, pasti pendapatan ekonomi masyarakat meningkat. Angka kemiskinan juga berkurang," kata Hasyim. (rep1)