Nasional

Indonesia Sukses Replanting Kakao 95 Persen

PEKANBARU - Indonesia sukses melakukan peremajaan atau replanting 95 persen perkebunan kakao.  Kesuksesan harus ditularkan ke komoditi lain seperti sawit dan karet.

Hal itu dikatkan Menteri Koordinasi Perekonomian, Hatta Rajasa, saat pembukaan Rakernas Kamar Dagang dan Industri di Hotel Panggeran, Pekanbaru, Senin (16/9/2013). "Replanting perkebunan kakao adalah salah satu contoh dari berbagai upaya replanting berbagai komoditas perkebunan di Indonesia," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Hatta Rajasa juga  meminta agar dalam pembangunan perkebunan seperti sawit, karet dan lainnya, pengusaha harus menerapkan pembangunan perkebunan berwawasan green. " Kadin diharapkan melakukan penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi, bukan semata-mata mengejar perluasan kebun yang sejauh ini rentan dengan ilegalitas," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit menyebutkan, saat ini pertumbuhan penduduk di Riau pada tahun 2008 hingga 2012 sebesar 3,8 persen. Namun berbeda dengan tingkat  kemiskinan di Riau mencapai angka 7,7 persen. "Sebab itu, kita mengharapkan  adanya  program meningkatan kesejahteraan petani," harapnya.

Sementara itu,  Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Shinta W Kamdani, menyebutkan dalam meningkatkan produksi membawa kesejahteraan petani, perubahan paradigma konsumsi pangan oleh konsumen harus ditingkatkan. "Namun dalam meningkatkan produktivitas petani dan seluruh petani pangan dengan mendorong inovasi bagi ketahanan pangan nasional," sebutnya.

Rakernas Kadin di Riau dihadiri Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Shinta W. Kamdani, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agrobisnis dan Pangan Franky O. Widjaja. (rep1)