Sport

PSPS vs Persib: Tetap Tampil Maksimal


PEKANBARU - Meskipun banyak yang meragukan, namun raihan poin di setiap laga menjadi tekad bulat yang dipatrikan kepada skuad PSPS Pekanbaru. Menjamu tim sekelas Persib Bandung, Selasa (25/6), di Stadion Rumbai, Pekanbaru, Isnaini cs diminta tetap semangat dan tampil maksimal.

Kekalahan 0-5 saat melawan Persita Tangerang di laga sebelumnya, tentu sangat menyakitkan, mengingat kekalahan telak itu didapat di kandang sendiri. Setidaknya, skor itu mempengaruhi mental tanding skuad biru-biru ini.

Caretaker Pelatih PSPS, Afrizal pun menyadari betul betapa perkasanya penampilan tim asal Bandung yang menjadi tamunya sore ini. Bagaimana tidak, anak asuh Jajang Nurjaman ini diperkuat sejumlah pemain asing berkualitas wahid dan para pemain senior yang merumput bersama Tim Nasional Indonesia.

Sebut saja striker haus gol berdarah Indonesia-Belanda Sergio Van Dijk, Firman Utina, M Ridwan dan beberapa pemain asing seperti Hilton Moreira dan Abanda Herman.

Sebaliknya, skuad tuan rumah yang mayoritas berusia muda dan minim pengalaman, diperkirakan tidak akan mampu mengimbangi permainan tim yang tengah berambisi mengejar target juara musim ini.

Tetapi, tampil dengan bertahan total tentu bukan ciri khas anak-anak Pekanbaru, namun meningkatkan kedisiplinan barisan belakang akan diupayakan Afrizal untuk membendung serangan Sergio Van Dijk cs.

"Mental pemain saat ini memang sangat terpuruk, namun kita tetap menjalani pertandingan ini. Persib tim yang kuat bila dibandingkan dengan pemain-pemain muda kita. Sulit bagi kita untuk bisa menang. Tapi kami akan tetap bermain maksimal," ungkap Afrizal.

Suksesor Mundari Karya ini meyakini apapun hasil yang diraih PSPS nanti, adalah usaha maksimal para pemain yang memang belum berpengalaman di level Indonesia Super League.

Karena itu, Afrizal mengaku tidak memberikan target muluk-muluk kepada Isnaini dan kawan-kawan petang nanti. Dirinya hanya bisa memberikan motivasi kepada pemainnya.

Paling tidak anak-anak Pekanbaru mengantisipasi bola-bola krosing dan menjaga ketat Van Dijk yang selama ini menjadi andalan Persib dalam menjebol pertahanan lawan.

"Saya tidak memberikan bertahan total kepada pemain, yang terpenting antisipasi krosing dan menjaga ketat Van Dijk, dia mempunyai tendangan keras kaki kirinya. Saya meminta kepada pemain selalu memarking pemain Persib," tambah Afrizal.

Sementara itu, Manajer Persib Umuh Muctar, meminta skuad Maung Bandung untuk tidak menganggap remeh tim tuan rumah. Walaupun PSPS saat ini sedang terpuruk, Umuh berpendapat dalam sepakbola apa saja bisa terjadi, termasuk gagal meraih poin melawan tim medioker seperti PSPS.

"Kami semua sudah siap tampil, saya mengimbau kepada pemain untuk tidak menganggap enteng PSPS, walaupun saat ini mereka dalam kondisi terpuruk, jangan sampai memberi peluang dan meraih hasil penuh," ucap Umuh, usai mendampingi tim ujicoba lapangan di Stadion Rumbai.

Ditambahkan Umuh, kondisi Kota Pekanbaru yang dilanda asap tebal dan panas, tidak berpengaruh terhadap timnya. Karena kedua tim sama-sama merasakan asap, tidak ada yang istimewa di kedua tim.

"Asap tidak mengganggu tim kami, sama-sama merasakan. Karena itu skuad harus tampil maksimal dan fokus untuk memenangkan laga," tambahnya seperti dilansir halloriau.com. (rep05)