Sosialita

Cita Rasa Eropa Sangat Kental dalam Hyundai i20

Seoul-Hyundai akhirnya merilis foto-foto resmi model baru i20, Senin  (11/8/2014).  Mobil dengan status All-New ini akan mengulang sejarah tampil di ajang yang sama seperti debut pada Paris Motor Show.
 
Mengenakan bahasa desain sama seperti saudaranya yang lain, Fluidic sculpture 2.0 sesuai dengan filosofi desain Hyundai. Secara garis besar i20 punya banyak cita rasa Eropa, tentu tidak mengherankan, sebab model ini dirancang dan dikembangkan di Eropa.
 
Ada tiga hal menurut pabrikan asal Korea Selatan tersebut yang bisa memenangkan hati konsumen di Benua Biru, yakni kabin luas dan interior terbaik, memiliki teknologi tinggi dan fitur kenyamanan, serta desain istimewa.
 
Tampang depan didominasi desain tiga gril, pertama seperti garis yang menghubungkan kedua lampu depan. Kedua, gril “trapesium” yang menjadi pusat arah lekuk wajah depan. Letaknya agak ke bawah, disesuaikan dengan kebutuhan jantung pacu meski belum dijelaskan jenis mesin yang digunakan. Ketiga gril terbawah yang menjadi rumah buat lampu kabut.
 
Pilar C berwarna hitam glossy, bila dilihat dari samping memberikan impresi atap "melayang". Sensasi berbeda juga akan lahir dari panoramic sunroof,  fitur unik buat mobil sekelas hatchback. Di bagian belakang, lampu LED seperti boomerang sanggup memberikan kesan elegan.
 
Dibuat di atas platform baru, dimensi i20 lebih panjang 45 mm dari pendahulunya, menjadi 4.035 mm. Dengan wheelbase 2.570 mm, Hyundai mengklaim sebagai mobil paling lega di kelasnya. Kapasitas bagasi 326 liter, disebutkan juga sebagai salah satu yang terbesar di segmen B.
 
India
Hyundai i20 telah diperkenalkan di India dengan nama Elite i20. Di sana konsumen ditawarkan dua pilihan mesin, bensin 1.2L bertenaga 83 tk dan diesel 1.4L dengan luapan tenaga 90 tk. (rep05)