Politik

Menang Konvensi Demokrat, Dahlan Iskan Gigit Jari

Jakarta-Dahlan Iskan, pemenang konvensi calon presiden di Partai Demokrat, terpaksa gigit jari karena di Pilpres Demokrat justru menyodorkan nama Pramono Edhie berpasangan dengan Aburizal Bakrie. Namun demikian, Dahlan Iskan mengaku tak kecewa walau tak dipilih menjadi calon presiden. Ia legowo dan sudah tak memikirkan lagi soal konvensi. 
 
"Sudah, saya anggap selesai. Saya sudah tidak memikirkan itu (konvensi)," tegas menteri BUMN itu, ditemui awak media usai mengisi acara di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/5/2014). 
 
Dahlan diminta komentarnya soal wacana poros ketiga yang diusung Partai Demokrat dan Golkar (baca: Golkar-Demokrat Bikin Poros Baru, Pramono Edhie Cawapres). 
 
"Saya tegaskan lagi, bahwa saya tidak kecewa. Kenapa saya enggak kecewa karena politik memang seperti itu," kata dia. 
 
Sementara itu, ditanya soal peluangnya akan dipasangkan dengan calon presiden di luar partai Demokrat, Dahlan enggan berkomentar lebih lanjut. 
 
"Ya sudah, saya bukan pengurus partai, ini memang konsekuensi di bidang politik," katanya. 
 
Menurut Dahlan, dunia politik tidak sama dengan dunia akademis dan dunia bisnis. Di dunia politik banyak kejutan akan terjadi. 
 
"Yang jelas saya pemenang konvensi dan konvensi sudah saya anggap selesai," ungkapnya. 
 
Ditanya soal apakah Dahlan kecewa dengan sikap partai Demokrat? Ia menjawab dirinya sudah legowo. 
 
"Sudah, saya anggap selesai, saya sudah tidak memikirkan itu lagi," katanya sembari meninggalkan kerumunan wartawan. (rep05)