Sosialita

Ini Dia 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia

Data terbaru dari Economist Intelligence Unit (EIU) menyebutkan Singapura menjadi kota dengan biaya hidup paling mahal di dunia.
 
Dikutip dari Business Insider, Rabu 12 Maret 2014, biaya hidup tinggi di Tokyo karena adanya inflasi. Biaya hidup mahal di kota ini khususnya pada tingginya biaya transportasi, utilitas, dan banyaknya ritel barang-barang branded.
 
Sementara, untuk biaya makan sehari-hari, Tokyo masih lebih murah. Sedangkan kota-kota di Eropa memiliki biaya termahal untuk rekreasi dan hiburan.
 
Survei yang dilakukan oleh EIU yakni dengan menghitung biaya hidup berdasarkan 160 produk dan jasa, seperti makanan, pakaian, sewa rumah, dan trasportasi. Berikut adalah daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di dunia.
 
1. Singapura
Tahun lalu, Singapura menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat keenam. Indeks biaya hidup di kota ini adalah 130.
 
Harga satu kerat roti di Singapura US$3,36 atau setara Rp38.411 (kurs Rp11.432 per dolar AS), harga sebotol anggur US$25,04 atau setara Rp286.257, dan harga satu liter bensin US$1,73 atau setara Rp19.777.   
 
2. Paris
Tahun lalu, Paris menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ke-delapan. Indeks biaya hidup di kota ini adalah 129.
Harga satu kerat roti di Paris US$8,44 atau setara Rp96.486, harga sebotol anggur US$11,45 atau setara Rp130.896, dan harga satu liter bensin US$2,50 atau setara Rp28.580.
 
3. Oslo
Tahun lalu, Oslo menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat keempat. Indeks biaya hidup kota ini adalah 128.
Harga satu kerat roti di Oslo US$5,91 atau setara Rp67.563, harga sebotol anggur US$17,13 atau setara Rp195.830, dan harga satu liter bensin US$2,41 atau setara Rp27.551.
 
4. Zurich
Tahun lalu, Zurich menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ketujuh. Indeks biaya hidup kota ini adalah 125.
Harga satu kerat roti di Zurich US$6,19 atau setara Rp70.764, harga sebotol anggur US$15,82 atau setara Rp180.854, dan harga satu liter bensin US$2,06 atau setara Rp23.549. 
 
5. Sydney
Tahun lalu, Sydney menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ketiga. Indeks biaya hidup kota ini adalah 120.
Harga satu kerat roti di Sydney US$4,65 atau setara Rp53.158, harga sebotol anggur US$22,58 atau setara Rp258.134, dan harga satu liter bensin US$1,35 atau setara Rp15.433.
 
6. Caracas (Venezuela)
Tahun lalu, Caracas menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ke-sembilan. Indeks biaya hidup kota ini adalah 118.
Harga satu kerat roti di Caracas US$11.02 atau setara Rp125.980, harga sebotol anggur US$22,41 atau setara Rp256.191, dan harga satu liter bensin US$0,02 atau setara Rp228,64.
 
7. Jenewa
Tahun lalu, Jenewa menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat kesebelas. Indeks biaya hidup kota ini adalah 118.
Harga satu kerat roti di Jenewa US$6,38 atau setara Rp72.936, harga sebotol anggur US$8,39 atau setara Rp95.914, dan harga satu liter bensin US$1,96 atau setara Rp22.406.
 
8. Melbourne
Tahun lalu, Melbourne menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ketujuh. Indeks biaya hidup kota ini adalah 118.
Harga satu kerat roti di Melbourne US$4,43 atau setara Rp50.643, harga sebotol anggur US$22,28 atau setara Rp254.704, dan harga satu liter bensin US$1,35 atau setara Rp15.433.
 
9. Tokyo
Tahun lalu, Tokyo menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat pertama. Indeks biaya hidup kota ini adalah 118.
Harga satu kerat roti di Tokyo US$7,12 atau setara Rp81.395, harga sebotol anggur US$12,53 atau setara Rp143.242, dan harga satu liter bensin US$1,73 atau setara Rp19.777. 
 
10. Copenhagen
Tahun lalu, Copenhagen menjadi kota dengan biaya hidup termahal peringkat ke-lima belas. Indeks biaya hidup kota ini adalah 117.
Harga satu kerat roti di Copenhagen US$4,82 atau setara Rp55.102, harga sebotol anggur US$13,70 atau setara Rp156.618, dan harga satu liter bensin US$2,18 atau setara Rp24.921. (rep05)