Hukum

Usai UJian Nasional, Siswi MTs Ini Gantung Diri

RJ (16), siswi salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Kabupaten Jepara Jawa Tengah, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, setelah mengikuti ujian nasional (UN) yang berakhir Kamis (25/4).

Menurut Giran (45), orang tua RJ, peristiwa gantung diri anaknya yang masih duduk di kelas IX MTs Nurul Ilmi Nalumsari diketahui Sabtu (27/4) pukul 17.00 WIB.

Sebelum berangkat kerja, dia menganggap anaknya yang berseragam sekolah memang hendak berangkat ke sekolah. Ketika pulang kerja, Giran mendapati rumah dalam kondisi terkunci dan gorden tertutup rapat.

"Saya mencoba masuk melalui atap kamar mandi," kata Giran saat ditemui di rumahnya di Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Minggu (28/4). Demikian seperti dilansir Antara.

Saat menuju ruang tengah, dia terkejut, karena anaknya yang masih berseragam dalam kondisi menggantung di kusen pintu. Dia mengaku tidak mengetahui permasalahan yang dialami anak ketiga dari tiga bersaudara itu.

"Usai UN, saya memang sempat bertanya hasilnya. Hanya saja, nilai UN belum keluar," ujarnya.

Saripan, kakak RJ menduga adiknya tidak berniat masuk sekolah, karena informasi dari temannya tidak ada di sekolah. RJ dikenal pendiam dan jarang berkomunikasi, sehingga tidak ada yang mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi. "Biaya sekolah juga dipenuhi, termasuk uang saku," ujarnya.

Hanya saja, RJ pernah meminta telepon genggam namun tidak diizinkan karena dikhawatirkan mengganggu konsentrasi belajar.
Pelaku dimakamkan pada Minggu (28/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Terpisah, Kapolres Jepara AKBP Bakharuddin menyatakan polisi masih mendalami motif bunuh diri yang dilakukan RJ. "Kami masih mendalami motif bunuh diri tersebut, karena di lokasi bunuh diri tidak ditemukan pesan kepada pihak keluarga," katanya.

Meninggalnya korban, kata dia, untuk sementara dinilai murni bunuh diri. "Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," terangnya. (rep02)