Sosialita

Ribuan Siswa Pekanbaru belum Terdata Terima BSM

Pekanbaru - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru mengaku ribuan siswa Pekanbaru belum terdata untuk menerima dana Bantuan Siswa Miskin (BSM). Pasalnya, mereka yang dinyatakan layak menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui dana APBN-P 2013 ini, belum memiliki Kartu Pengendalian Sosial (KPS).
 
Demikian disampaikan Kepala Disdik Pekanbaru, Prof DR Zulfadil SE, diwakili Kabid Kesiswaan, Yettiniza MPd, kepada Metro Riau, Selasa (19/11/2013) di kantornya. Sementara syarat utama penerima dana BSM itu, katanya, orangtua siswa terkait harus memiliki KPS.
 
"Ya, hingga pertengahan November ini, masih ada ribuan siswa kita yang belum terdata untuk menerima dana BSM. Sementara waktu efesien hanya tinggal satu bulan penutup tahun ini," ungkap Yettiniza.
 
Sesuai kuota yang ditetapkan pusat, terangnya, untuk tingkat SMA ada 2.600 siswa penerima BSM, namun hingga kini baru terdata 1.800 orang atau kurang sebanyak 800 orang. Lalu, kuota jenjang SMK ada 3.619 siswa dan terdata baru 2.600 atau kurang 1.019 orang. Sedangkan, kuota tingkat SMP ada 5.527 siswa dan baru terdata 4.327 orang atau kurang 1.200 orang. 
 
"Hanya siswa penerima tingkat SD yang baru terpenuhi, dimana kuota yang ditetapkan pusat sebanyak 15 ribu orang," ujar Yettiniza.
 
Dengan kondisi ini, menurut Kabid Kesiswaan ini, pihaknya kini makin giat mensosialisasikan kepada orangtua siswa terkait dengan program bantuan dari pemerintah pusat tersebut. "Untuk itu, kita terus mengimbau kepada orangtua siswa yang sudah memiliki KPS, agar dapat melaporkan kepada sekolah anaknya, terkait sebagai penerima dana BSM," papar Yettiniza.
 
Tak hanya itu, sebutnya lagi, bagi orangtua yang merasa layak menerima bantuan ini, namun belum memiliki KPS juga dapat melaporkan ke sekolah, sehingga nanti pihak sekolah akan memberitahukan kepada disdik. Selanjutnya, pihak disdik akan melaporkan ke pemerintah pusat.
 
"Selain data yang sudah memiliki KPS dan mereka belum memiliki  KTS akan kita kirimkan ke pemerintah pusat. Diterima atau tidaknya mereka yang tak memiliki KPS tersebut, itu urusan pusat nanti. Yang terpenting, kita sudah melaporkan," katanya.
 
Untuk diketahui, penerima dana BSM ini untuk siswa SD menerima Rp550 ribu per orang pertahun. Lalu, siswa SMP masing-masing menerima Rp750 ribu per orang per tahun. Sedangkan siswa SMA/SMK menerima Rp1 juta per orang pertahun. "Untuk penyalurannya, nanti dilakukan di Kantor Pos dengan syarat siswa bersangkutan harus memperlihatkan KPS dan Kartui Keluarga (KK) orangtuanya masing-masing," ucap Yettiniza. (rep1)