Riau Raya

Tempat Hiburan di Pekanbaru Masih Buka di Bulan Ramadhan

ilustrasi

PEKANBARU- Meskipun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mengedarkan surat pemberitahuan agar tempat hiburan malam, kecuali hotel berbintang harus ditutup selama bulan suci Ramadhan, namun sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru masih saja membandel.

Dilansir riau24.com, Minggu (14/7) kemarin sekitar pukul 21.30 Wib, terlihat sejumlah warung remang-remang di Jalan Air Hitam masih tetap beroperasi. Bedanya, lampu kerlap-kerlip yang biasanya bersinar dari warung esek-esek itu, tidak menyala.

Begitu juga di salah satu warung remang-remang di Jalan Arengka II. Pemandangan serupa juga jelas terlihat. Bahkan, dua unit kendaraan roda empat jenis Innova dan Avanza, serta belasan sepeda motor, berjejar di depan warung remang-remang tersebut.

Salah seorang warga yang yang ditemui Tribun di tugu AKAP Minggu (14/7) malam sekitar pukul pukul 22.30 Wib mengatakan, beberapa warung remang-remang yang ada di sepanjang jalan Arengka II masih tetap beraktivitas, meskipun di bulan suci Ramdhan.

"Sampai saat ini (warung remang-remang) masih tetap beroperasi, kalaupun lampu kerlap kerlipnya tidak menyala, itu hanya modus, sehingga aktivitasnya tidak diketahui oleh Pol PP dan Polisi," ujarnya.
 
Selain di Jalan Arengka II, beberapa warung remang-remang di Jalan Air Hitam juga terlihat tutup, namun sejumlah sepeda motor terlihat parkir di depan warung-warung remang-remang itu.

Beberapa warga yang ditemui Tribun di Jalan Air Hitam, menuturkan bahwa aktivitas di sejumlah warung remang-remang di sekitar terminal Payung Sekaki ini, masih tetap buka, tapi tidak seramai di hari biasanya.

Dia berharap, Pol PP dan pihak kepolisian harus menertibkan warung-warung kelambu tersebut, karena sangat meresahkan masyarakat. "Ini tidak bisa dibiarkan, apalagi saat ini bulan puasa. Harusnya Pol PP dan polisi, rutin tiap hari merazia kawasan ini, sehingga aktivitas warung remang-remang ini, bisa dihentikan," harapnya.

Berdasarkan cacatan Tribun selama bulan suci Ramdhan in, sedikitnya aparat Pol PP Pekanbaru, mengamankan  20 muda-mudi di kawasan terminal AKAP, Stadion Utama Rau, warnet di Jalan Balam dan warnet di Jalan Rajawali, Panam, Sabtu  (13/7) malam kemarin.

Kemudian Rabu (10/7) lalu sekitar pukul 23.20 Wib, sebanyak 10 wanita malam diduga PSK dan satu pasangan diduga berbuat mesum berinisial Mr dan Rn, juga ikut terjaring oleh aparat penegak Perda Pekanbaru itu, di sebuah kamar yang ada di warung remang-remang Tenda Biru di Jalan Siak II.
 
Menurut Komandan Kompi  Pol PP Pekanbaru, M Harahap, jumlah masyarakat yang terlibat dalam oeperasi pekat ini akan terus bertambah, sering masih adanya aktivitas di tempat hiburan malam yang beroperasi selama bulan suci Ramadhan.

Dia juga mengatakan, dengan adanya aktivitas di tempat hiburan malam, maka dia menilai bahwa pengelola temopat hiburan malam sepertinya telah mengangkangi himbauan Walikota Pekanbaru, terkait surat edaran agar tempat hiburan malam kecuali hotel berbintang, ditutup selama bulan suci Ramdhan.

Untuk itu, katanya, pihaknya akan terus melakukan razia pekat disejumlah tempat hiburan malam yang diduga masih terus beroperasi. "Selama ini, kita memang melakukan sosialisasi, tapi memasuki mnggu kedua, jika ada tempat hiburan malam yang masih beroperasi, maka akan kita tindak tegas, kalau perlu izinya akan kita cabut," tegasnya.  

Selain Pol PP,  jajaran Polresta Pekanbaru selama bulan suci Ramadhan ini, juga terus gencar- gencarnya melakukan razia di tempat hiburan malam selama bulan suci Ramdhan. Bahkan dalam razia tersebut, korps baju coklat itu sedikitnya mengamankan 12 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial di beberapa kafe di Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki.

Tak hanya itu, satu pasangan diduga berbuat mesum beinisial (A) dan (B), juga ikut diringkus dari sebuah hotel kelas melati di jalan Ju4anda Pekanbaru. Saat diintrogasi, keduanya bungkam menjawab pertanyaan penyidik. Mereka hanya diam seribu bahasa sambil menundukkan kepala.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar kepada Tribun mengatakan, pihaknya akan terus menggelar razia pekat disemua tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadhan.

Untuk itu, orang nomor satu di jajaran Bhayangkara Polresta Pekanbaru ini, berharap agar masyarakat ikut serta membantu aparat kepolisian dalam membasmi berbagai macam penyakit masyarakat.

"Razia pekat ini, bertujuan agar umat islam di pekanbaru, bisa nyaman dan aman menjalan ibadah puasa sebulan penuh," tuturnya.(rep2)