Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Hobi Pesta Seks, Pejabat Ini Dilaporkan Isterinya

Jumat,28 Maret 2014 | 06:21:00
 Hobi Pesta Seks, Pejabat Ini Dilaporkan Isterinya
Ket Foto :
Jakarta-Istri seorang pejabat di Kementerian Perhubungan melaporkan kelakuan suaminya, yang berzina dengan pekerja seks komersial (PSK), ke Komisi Nasional Perempuan, Jumat 28 Maret 2014. Dalam pengaduan itu, didampingi kuasa hukumnya, istri pejabat itu menyerahkan bukti berupa foto-foto pesta seks suaminya.
 
Wanita berinisial NT itu mengaku sebelumnya dia telah melaporkan perilaku suaminya itu ke Inspektorat Pengawasan Kementerian Perhubungan, namun hingga saat ini tidak ditanggapi. Suaminya itu adalah pejabat Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan.
 
"Saya sudah pernah mengadu ke Kemenhub tapi tidak ada tanggapan. Dia sering main perempuan dengan PSK, bahkan pembantu kami dulu juga
ada main dengan dia, sampai punya anak," ungkap NT saat ditemui di kantor Komnas Perempuan, Jakarta.
 
Ia berharap, Kemenhub dapat menindak dan menjatuhkan sanksi tegas kepada suaminya. NT, yang telah memiliki dua orang anak dari suaminya itu juga sempat mengalami kekerasan fisik. 
 
"Dulu saya pernah dicekik, tapi saya melawan," kata wanita yang pernah berprofesi sebagai instruktur Yoga ini.
 
Kuasa hukum NT, Rusdianto Matulatuwa, mengatakan sebelum mengadukan kasus ini ke Komnas Perempuan, kliennya telah mengajukan gugatan cerai karena suaminya suka berzina dengan PSK. Selain itu, suami kliennya ini memiliki kelainan seksual karena kerap mendokumentasikan aktivitas seksualnya.
 
"Mengingat sumpah jabatan dia sebagai PNS di Dirjen Perkeretaapian, maka perilaku itu jelas telah melanggar etika, kode etik dan profesi serta ketentuan hukum pidana tentang kepegawaian," terangnya.
 
Dalam pengaduan ini, tambah Rusdianto, pihaknya membawa bukti-bukti foto suami kliennya yang tengah berhubungan seks dengan sejumlah PSK. "Kami juga bawa bukti foto pesta seks dia dengan dua perempuan sekaligus," kata Rusdianto, seperti dilansir okezone. (rep05)
 
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Jumat,24 Oktober 2014 | 01:33:00 WIB

Komnas PA Kesulitan Bongkar Kejahatan Jual-beli Bayi lewat Online

Komnas PA Kesulitan Bongkar Kejahatan Jual-beli Bayi lewat Online Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengaku kesulitan mengungkap kejahatan penjualan bayi secara 'online'. Sebab  membutuhkan bukti kuat untuk membongkar kegiatan ilegal yang terkoordinasi tersebut.   "Saat ini, praktik penjualan bayi me....
Kamis,23 Oktober 2014 | 03:10:00 WIB

Main Judi, 4 Satpam PT Chevron Ditangkap Polisi

 Main Judi, 4 Satpam PT Chevron Ditangkap Polisi Dumai-Empat orang oknum Satpam bekerja di bekerja di PT Chevron Pacific Indonesia (CPI)  Dumai  diamankan tim operasinal Polsek Dumai Timur. Mereka dibekuk di kawasan Bukit Jin, Dumai, usai kedapatan sedang berjudi kartu song.   Akibatnya empat satpam yakni RO, TU, ZU dan AD kini ditahan di Polsek Dumai Timur.  Selain keempat oknum satpam terseb....
Kamis,23 Oktober 2014 | 03:09:00 WIB

Di Rutan KPK, Annas Maamun Selundupkan Ponsel

 Di Rutan KPK, Annas Maamun Selundupkan Ponsel JAKARTA - Kubu Mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Syahrul Raja Sempurnajaya membeberkan adanya 'skandal' dalam Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).   Ternyata ungkap dia, sejumlah tahanan KPK menyelundupkan ponsel ke balik jeruji. Bahkan, Penasihat Hukum Syahrul, Eko Prananto, secara gamblang menyebut si....
Kamis,23 Oktober 2014 | 03:09:00 WIB

Ketua KPK Sebut Ada Calon menteri Jokowi tak Bersih

 Ketua KPK Sebut Ada Calon menteri Jokowi tak Bersih JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berharap Presiden Joko Widodo tidak memilih menteri yang memiliki nilai merah dan kuning. Jika tetap dipilih, maka bisa disimpulkan pemerintahan Jokowi kotor.   "Kalau tetap dipilih, itu berarti kita bisa simpulkan bahwa pemerintahan ini tidak bersih," kata Abraham di Gedung KPK, ....
Rabu,22 Oktober 2014 | 06:36:00 WIB

Zulher Ngaku Tak Terima Surat Panggilan KPK

 Zulher Ngaku Tak Terima Surat Panggilan KPK Dua pejabat Riau mangkir dari panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/10/2014). Keduanya adalah Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulher dan bekas Kepala Dinas Kehutanan Riau, Zulkifli Yusuf.   Meski demikian, Zulher menolak jika disebut tak kooperatif. Sebaliknya, ia mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan. Bahkan hingga sia....
Jumat,24 Oktober 2014 - 03:13:00 WIB

Sosok Gayatri Wailisa di Mata Sahabat

Jumat,24 Oktober 2014 - 03:13:00 WIB

Pencekik Kurnia Meiga "Didepak" dari Sepakbola Indonesia

Jumat,24 Oktober 2014 - 01:44:00 WIB

BNN Riau Sita Truk Bermuatan Ganja Kering

Jumat,24 Oktober 2014 - 01:32:00 WIB

Dokter di New York Ini Positif Ebola

Jumat,24 Oktober 2014 - 01:33:00 WIB

Bahas Persiapan APEC, Jokowi Telepon Presiden Cina

Jumat,24 Oktober 2014 - 01:33:00 WIB

Indonesia Juara Umum Lomba Matematika di India

Jumat,24 Oktober 2014 - 01:34:00 WIB

Yuk, Nikmati Pesona Gili Trawangan

Jumat,24 Oktober 2014 - 12:13:00 WIB

Astaghfirullah, Perempuan Turki Ini Injak Alquran