Edited by Rohil Online Media
Hot News››

BPPT Tabur 3,9 Ton Garam di Riau

Jumat,07 Maret 2014 | 01:19:00
BPPT Tabur 3,9 Ton Garam di Riau
Ket Foto :
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menaburkan 3,9 ton garam untuk menyemai hujan buatan melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC) di tiga kabupaten Provinsi Riau.
 
"Tiga daerah itu yakni Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kuantan Singingi. Karena memang di daerah ini pertumbuhan awannya baik," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada Antara di Pekanbaru, Jumat (7/3).
 
Penyemaian menurut dia telah dilakukan sejak Rabu (5/3) menggunakan pesawat Cassa yang telah tiba di Riau pada Selasa (4/3).
 
Untuk hari pertama, kata dia, dilakukan penyemaian sebanyak dua ton garam di atas Kabupaten Siak dan Pelalawan.
Kemudian pada Kamis (6/3), kata dia, kembali dilakukan penyemaian dengan 1,9 ton garam di atas Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan serta Siak.
 
Seluruhnya, demikian ujar Sutopo, dilakukan dengan empat kali sorti. Pada setiap sorti diangkut atau dilakukan penyemaian sebanyak satu ton garam.
 
Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan, upaya TMC atau hujan buatan akan terus dilakukan hingga menghasilkan hujan yang cukup deras dan dipastikan mampu memadamkan titik kebakaran lahan.
 
"Namun patut diketahui juga, bahwa TMC tidak langsung memberikan dampak hujan, namun butuh proses dan waktu," katanya.
 
BNPB juga telah mengumpulkan seluruh kepala desa dan lurah dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau untuk diberikan pengarahan membangun embung atau cekungan penampung air (retention basin).
 
"Terutama di daerah-daerah rawan terjadi kebakaran lahan, selayaknya dibangun embung cukup besar sehingga saat terjadi kebakaran lahan, petugas tidak kesulitan untuk mencari sumber air," katanya.
 
Para kades itu diberikan pengarahan untuk bersama membangun embung dan cara lainnya untuk menanggulangi terjadinya kebakaran lahan di Riau.
 
Termasuk juga di kawasan perkebunan, hutan tanam industri, menurut dia juga laik dibangun embung agar memudahkan kerja petugas dalam memadamkan titik kebakaran lahan yang terjadi di sekitarnya.
 
Syamsul mengatakan, embung-embung tersebut sangat penting dibangun di seluruh pedesaan atau kawasan hutan dan lahan, karena belajar dari pengalaman, setiap upaya pemadaman kebakaran lahan selalu ketiadaan air menjadi kendalanya. (Rep01)
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Senin,03 Agustus 2015 | 12:30:00 WIB

Kekeringan di Riau Hingga Akhir Agustus

 Kekeringan di Riau Hingga Akhir Agustus Pekanbaru-Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun memprediksikan misim kemarau yang terjadi sejak Juni lalu akan berakhir pada akhir Agustus 2015 ini.   Menurut Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin mengatakan musim kemarau ini juga menyebabkan beberapa daerah di Riau mengalami kekeringan.   "Karena hujan....
Senin,03 Agustus 2015 | 12:28:00 WIB

Gawat, Hingga Kini Sudah 1.264 Ha Lahan Terbakar di Riau

 Gawat, Hingga Kini Sudah 1.264 Ha Lahan Terbakar di Riau Pekanbaru-Seluruh tim Satuan Tugas (Satgas) operasi penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau terus mengoptimalkan upaya pemadaman. Karena hingga kini sudah 1.264 Hektar lahan yang terbakar di Riau. Serta kabut asap yang terasa pekat di ibukota Provinsi Riau.   Plt Gubri Ir H Arsyadjuliandi Rachman saat disinggung mengenai kondisi asap ....
Senin,03 Agustus 2015 | 12:23:00 WIB

Waduh, 5.775 Warga Riau Terjangkit ISPA

Waduh, 5.775 Warga Riau Terjangkit ISPA Pekanbaru-Sebanyak 5.775 warga Riau terjangkit ISPA akibat kabut asap dampak dari pembakaran hutan dan lahan untuk pembukaan areal perkebunan baru periode Februari-Juli 2015.   "Terjadi peningkatan yang signifikan kasus ISPA namun tindakan perawatan dan pengobatan terus dilakukan dan stok obat mencukupi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, An....
Rabu,29 Juli 2015 | 01:07:00 WIB

Walikota Pekanbaru: Kalau Udara Tak Sehat, Siswa akan Diliburkan

Walikota Pekanbaru: Kalau Udara Tak Sehat, Siswa akan Diliburkan Pekanbaru-Pernyataan meliburkan para siswa juga diungkapkan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus ST MT. Jika asap sudah dinyatakan tidak sehat, maka pihaknya akan meliburkan anak sekolah setingkat PAUD dan SD.   ‘’Ini akan kami evaluasi tingkat kualitas udara. Kalau udara sudah tidak sehat, kemungkinan kami akan liburkan anak-anak kita, terutama PAUD....
Rabu,29 Juli 2015 | 01:03:00 WIB

Hari Ini Menristek RI dan Ratusan Rektor Kunjungi UIR

  Hari Ini Menristek RI dan Ratusan Rektor Kunjungi UIR Pekanbaru-Dalam  rangka Sosisalisi Membangun Perguruan Tinggi Sehat dan Bermutu,  Kementerian Riset dan Teknologi Prof H.Mohamad Nasir PhD Ak serta ratusan Rektor Universitas Swasta Wilayah Kopertis 10 berkunjung ke  Universitas Islam Riau , Rabu (29/7) siang sekitar pukul 14.00 WIB.   Kedatangan Menteri Kabinet "Kerja" Jokowi ini ke B....
Senin,03 Agustus 2015 - 12:30:00 WIB

Kekeringan di Riau Hingga Akhir Agustus

Senin,03 Agustus 2015 - 12:28:00 WIB

Gawat, Hingga Kini Sudah 1.264 Ha Lahan Terbakar di Riau

Senin,03 Agustus 2015 - 12:27:00 WIB

Innalilahi, Dua Mahasiswa UIN Meninggal saat KKN

Senin,03 Agustus 2015 - 12:26:00 WIB

Balon Pilkada Serentak Dianggap Gugur

Senin,03 Agustus 2015 - 12:25:00 WIB

Asik, Bentar Lagi Tarif Internet akan Diatur Pemerintah

Senin,03 Agustus 2015 - 12:24:00 WIB

Ini Dia Jurus Menghindari Serangan Asap di Riau

Senin,03 Agustus 2015 - 12:23:00 WIB

Waduh, 5.775 Warga Riau Terjangkit ISPA

Senin,03 Agustus 2015 - 12:20:00 WIB

Setelah Empat Tahun, Akhirnya Arsenal Hancurkan Chelsea