Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Ini Dia Nama Calon Cawapres Pendamping Jokowi

Minggu,16 Februari 2014 | 08:18:00
 Ini Dia Nama Calon Cawapres Pendamping Jokowi
Ket Foto :

Dalam berbagai survey elektabilitas calon presiden 2014 yang dilakukan oleh banyak lembaga survey, Jokowi selalu menempati nomor satu. Dukungan dari berbagai pihak agar Jokowi maju sebagai calon presiden juga terus bermunculan. Dalam berbagai kesempatan PDIP juga menyatakan bahwa Megawati sebagai pententu calon presiden dari PDIP mempertimbangkan Jokowi sebagai calon yang akan diajukan.

Jika Jokowi nanti diajukan sebagai calon presiden dari PDIP, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, “Siapa sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden?”.

Dendi Susianto, pengamat politik dari Lembaga Kajian Politik Indonesia (LKPI) mengungkapkan,  ada beberapa kriteria untuk cawapres pendamping Jokowi. “Pertama, cawapres pendamping Jokowi harus bisa meningkatkan elektabilitas yang dimiliki Jokowi. Dalam politik tidak selalu satu ditambah satu sama dengan dua. Jika Jokowi dipasangkan dengan sosok yang tidak tepat, justru dapat mengurangi elektabilitas yang dimiliki oleh Jokowi,” ungkap Dendi dalam siaran persnya yang diterima ROL, Ahad (1/2).

Menurut Dendi, cawapres pendamping Jokowi harus lebih muda atau seumuran dengan Jokowi. Alasannya adalah yang pertama cawapres pendamping Jokowi harus bisa mengimbangi kecepatan kerja Jokowi. Kemudian yang kedua Jika cawapres pendamping Jokowi lebih senior dari Jokowi ditakutkan nanti akan muncul kendala psikologis Jokowi dalam hubungan kerja dengan cawapresnya.

“Kriteria selanjutnya adalah, cawapres pendamping Jokowi harus merupakan sosok yang bisa menutupi kekurangan atau kelemahan Jokowi. Misalnya, Jokowi sering dianggap sebagai sosok yang kurang konseptual, selanjutnya Jokowi dianggap kurang memiliki pergaulan internasional dan wawasan global. Cawapres pendamping Jokowi harus bisa menutupi kekurangan-kekurangan itu,”  jelas Dendi.

Saat ini menurut Dendi, wacana capres-cawapres yang mengedepankan Jawa-non Jawa, sipil – militer, dan Nasionalis – Islam, tidak lagi relevan. Indonesia saat ini membutuhkan capres dan cawapres yang dapat bekerja cepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Oleh karena itu capres dan cawapres 2014 harus pasangan muda.

“Dari sisi usia, Rismaharini (52), Ahok (47), Ganjar (45), Puan (40), Anies Baswedan (44), Priyo Budi Santoso (48) memenuhi kriteria untuk menjadi cawapres pendamping Jokowi (52). Tinggal kita nilai apakah tokoh muda tersebut bisa meningkatkan elektabilitas bila dipasangkan dengan Jokowi, dan apakah tokoh tersebut bisa menutupi kekurangan-kekurangan Jokowi”, tutup Dendi. (rep05)

Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Minggu,14 September 2014 | 10:28:00 WIB

Pertengahan September, Jokowi Umumkan Susunan Kabinet

 Pertengahan September, Jokowi Umumkan Susunan Kabinet Jakarta-Presiden terpilih Joko Widodo menjanjikan akan mengumumkan formasi kabinet pemerintahannya pada pertengan September 2014. Saat ini, siapa orang-orangnya masih dalam pembahasan.   "Nanti tanggal 15 atau pertengahan September akan saya sampaikan. Ini belum waktunya," katanya saat berkunjung ke kampung Cinderejo Lor, Gilingan, Solo, Sabtu (13/9/....
Sabtu,13 September 2014 | 01:59:00 WIB

DPRD se Indonesia Setuju Pilkada Dipilih Dewan

 DPRD se Indonesia Setuju Pilkada Dipilih Dewan Jakarta-Saat para kepala daerah ramai-ramai menolak RUU Pilkada, namun tidak dengan Forum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI). Sebanyak 441 DPRD menanggapi positif usulan RUU Pilkada yang menyatakan pilkada dilakukan melalui DPRD.   "Pemilihan kepala daerah melalui DPRD bisa menghemat uang rakyat," ujar ketua Adkasi, Salehudin kepada w....
Sabtu,13 September 2014 | 10:36:00 WIB

Komitmen Reformasi Amien Rais Dipertanyakan

 Komitmen Reformasi Amien Rais Dipertanyakan Jakarta-Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mempertanyakan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengenai pilihannya mendukung pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD. Pasalnya, kata Hasto, Amien Rais sebagai Ketua MPR saat itu adalah orang yang merubah bentuk pilkada melalui DPRD menjadi dipilih secara langsung oleh rakyat.....
Sabtu,13 September 2014 | 10:27:00 WIB

Pengamat: Koalisi Merah Putih Salah Maknai Sila Ke-4 Pancasila

 Pengamat: Koalisi Merah Putih Salah Maknai Sila Ke-4 Pancasila Jakarta-Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Sri Nuriyanti menilai, Koalisi Merah Putih salah dalam memaknai arti di balik sila keempat Pancasila ketika menjustifikasi dukungannya terhadap pemilihan kepala daerah oleh DPRD.    Sri mengatakan, sila itu lebih tepat digunakan dalam proses perumusan kebijakan bukan di dalam tata cara pemilihan ....
Jumat,12 September 2014 | 03:06:00 WIB

Gerindra: Ahok Kader Salah Asuhan

Gerindra: Ahok Kader Salah Asuhan  Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai kader yang salah asuhan. "Kami berkaca dari pengalaman mengasuh dia," kata Desmond saat dihubungi Tempo, Kamis, 11 September 2014.    Desmond menjelas....
Minggu,14 September 2014 - 04:10:00 WIB

Asik, RT di Pekanbaru Dapat Honor Rp350 Ribu

Minggu,14 September 2014 - 04:10:00 WIB

Gawat, Kabut Asap di Pekanbaru Makin Pekat

Minggu,14 September 2014 - 04:10:00 WIB

Warga Riau Lebih Pilih Elpiji 3 Kg

Minggu,14 September 2014 - 04:09:00 WIB

Wow, Ada Penampakan Aneh Sebelum Gunung Slamet Meletus

Minggu,14 September 2014 - 04:09:00 WIB

Tenaga Kerja Luar Kota Pekanbaru Harus Miliki KITS

Minggu,14 September 2014 - 04:09:00 WIB

Jumlah Jemaah Haji Meninggal 5 Orang

Minggu,14 September 2014 - 04:09:00 WIB

Target ISIS Selanjutnya: Mesir!

Minggu,14 September 2014 - 04:10:00 WIB

Pakir Liar di Pekanbaru Makin Marak

Minggu,14 September 2014 - 10:29:00 WIB

Tips Ini Bisa Membuat Pribadi Anda Jadi Lebih Kuat