Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Kilang Minyak Pertamina Dumai Terbakar

Selasa,26 November 2013 | 12:58:00
Kilang Minyak Pertamina Dumai Terbakar
Ket Foto : ilustrasi
DUMAI - Kilang minyak milik PT Pertamina RU II Dumai di Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai, terbakar, Minggu (24/11/2013) malam. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tiga pekerja dikabarkan menderita luka bakar. 
 
Sejauh ini, Public Relation Section Head PT Pertamina RU II Dumai, Yefrizon, belum mau berkomentar banyak soal insiden ini. Dia tak mau menyebutkan kejadian rinci maupun besarnya kerugian. "Tunggu saja rilis dari kami, sebentar lagi kami akan mengeluarkan rilis terkait insiden terbakarnya kilang pertamina biar beritanya seragam," kata Yefrizon.
 
Ketika disinggung adanya korban jiwa tewas, Yefrizon membantahnya. Dia menyebutkan kebakaran itu hanya insiden kecil saja. "Tidak ada yang meninggal, hanya 3 orang jadi korban kebakaran," katanya.
 
Para pekerja itu, lanjutnya, lansung dilarikan ke rumah sakit. Namun, dia enggan menyebutkan nama rumah sakit itu. "Dua pekerja suda keluar dari rumah sakit, satu mau diperiksa," jawabnya.
 
Kejadian ini juga dibenarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Amiruddin. Dia mengaku mendapatkan secara lisan. "Secara lisan saya sudah mendapat kan informasi terbakarnya kilang pertamina dari bagian humas Pertamina RU II Dumai, namun secara resmi atau tertulis belum, dan Disnaker akan menunggu laporan tersebut," jelas Amiruddin.
 
Terkait penyebab kebakaran, Amiruddin mengaku belum mengetahuinya. "Karena belum menerima laporan tertulis, saya belum tau apa yang terbakar dan penyebab kebakaran itu. Kami masih menunggu laporan dari Pertamina RU II," akunya.
 
Terkait adanya korban luka bakar atas insiden tersebut, Amiruddin mengaku sudah melihatnya di rumah sakit. "Akibat kebakaran itu, tiga orang pekerja di kilang Pertamina mengalami luka bakar dan  langsung dilarikan ke RSUD Dumai. Saya sudah melihatnya dan mereka mengalami luka bakar ringan," katanya.
 
Sementara itu, Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan yang dihubungi melalui Kasat Reskrim, AKP Wisnu Widodo, mengaku belum menerima laporan insiden itu. "Kita belum menerima laporan soal kebakaran itu. Saya malah tau dari rekan-rekan media yang melakukan konfirmasi. Kalau sudah ada laporan masuk dari perusahaan itu, kita akan tindaklanjuti," kata Wisnu melalui telpon selulernya seperti dilansir dari riauterkini.com.
 
Dikatakan dia, jika ada korban jiwa, maka pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Karena, sudah menyakut hilangnya nyawa manusia. "Kalau memang benar ada korban jiwa pasti kita tindaklanjuti. Sebab ini menyakut tewasnya seseorang dalam melaksanakan pekerjaan di area perusahaan," jelas Wisnu Wibowo.
 
Di tempat terpisah, Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, mengaku prihatin dengan insiden ini. Pasalnya, kejadian ini adalah yang ketiga kalinya dalam lima tahun terakhir. "Ini sudah ketiga kalinya lho, kok perusahaan sebesar Pertamina tidak membenahi sistem ini," ucap Zainal. 
 
Dikatakan Zainal Effendi, kilang minyak Pertamina itu merupakan objek vital dan perlu adanya penjagaan serius. Sebab, objek vital itu sangat rentan dengan musibah. "Pertamina jangan mencari untung saja. Perhatikan juga keamanan kilang minyak itu. Saya jadi khawatir dengan kondisi keselamatan ribuan pekerja di dalam area kilang itu. Apalagi sering terbakar seperti ini," ujar Zainal seperti dilansir riauterkini.com.
 
Zainal menyarankan PT Pertamina RU II Dumai menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana mestinya, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Dia juga meminta Disnakertrans Dumai menyelidiki kejadian ini. Bila ditemukan kelalaian sehingga mengancam keselamatan pekerja, Zainal minta BUMN itu ditindak tegas. 
 
"Disnaker harus menindak tegas perusahaan BUMN tersebut. Kejadian ini sudah ketiga kalinya. Jangan masalah ini dibiarkan begitu saja. Karena ini menyangkut keselamatan pekerja dan orang di area kilang minyak tersebut," pungka Zainal Effendi. (rep1) 
 
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Jumat,23 Januari 2015 | 03:39:00 WIB

Inilah Kasus yang Menjerat Bambang Widjojanto

Inilah Kasus yang Menjerat Bambang Widjojanto Jakarta-Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto setelah ditetapkan sebagai tersangka. Bambang disangka terlibat dalam memberi keterangan palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi.   Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Sompie menjelaskan, awalnya pihaknya mendapatkan laporan masyarat pada 15 Janu....
Jumat,23 Januari 2015 | 03:06:00 WIB

Terdakwa Korupsi Siak Dituntut Dua Tahun Penjara

Terdakwa Korupsi Siak Dituntut Dua Tahun Penjara Pekanbaru - Agus Salim, terdakwa kasus korupsi pembibitan dan pembinaan atlet sepak takraw di Kabupaten Siak, Riau, dituntut dengan hukuman dua tahun penjara dan denda Rp50 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.            Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emri Kurniawan dan Roy Charles  di Pengadilan Negeri Peka....
Jumat,23 Januari 2015 | 03:04:00 WIB

Seru: Kabareskrim Tangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto

Seru: Kabareskrim Tangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto Jakarta - Personel Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pagi ini terkait kasus keterangan palsu soal penanganan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tahun 2010. Ternyata personel Bareskrim juga membawa anak Bambang saat penangkapan. "Saya ditelepon keluarga Pak BW, saya diberitahu Pak BW ditangkap polisi saat sedang antar anak ke s....
Rabu,21 Januari 2015 | 01:02:00 WIB

Annas Maamun Jadi Tersangka Lagi di Kasus Suap yang Lain

 Annas Maamun Jadi Tersangka Lagi di Kasus Suap yang Lain Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menetapkan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, kali ini Annas diduga terlibat suap dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun 2014 dan RAPBD Tambahan (RAPBDTA) Tahun 2015 di Provinsi Riau.   &q....
Rabu,21 Januari 2015 | 01:02:00 WIB

ISIS: Harga Tebusan 2 Sandera Jepang Rp 2,5 Triliun

 ISIS: Harga Tebusan 2 Sandera Jepang Rp 2,5 Triliun  Baghdad-Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merilis sebuah video yang berisi ancaman pembunuhan terhadap dua sandera asal Jepang kecuali ada uang tebusan sebesar 200 juta dollar atau setara dengan Rp 2,5 triliun dalam 72 jam.   Dalam video itu, seorang pria bertopeng hitam dan mengenggam sebilah pisau berbicara di hadapan kamera dalam bahasa Inggris sambil ber....
Sabtu,24 Januari 2015 - 10:31:00 WIB

Disperindag Pekanbaru izinkan Tambah Biaya Purnajual

Sabtu,24 Januari 2015 - 10:28:00 WIB

Ternyata, ada 6 Kecamatan di Pekanbaru Terjangkit DBD

Jumat,23 Januari 2015 - 08:49:00 WIB

Pemberian Obat Filariasis di Rohil telah Capai Target.

Jumat,23 Januari 2015 - 08:39:00 WIB

Disperindag Rohil Lakukan Operasi Pasar LPG 3 kG.

Jumat,23 Januari 2015 - 08:42:00 WIB

Bupati Rohil Resmi Lantik Ketua IPBB Bagansiapiapi.

Jumat,23 Januari 2015 - 08:33:00 WIB

Dewan Minta Semua Pihak di Libatkan.

Jumat,23 Januari 2015 - 03:58:00 WIB

Ditanya Penangkapan Wakil Ketua KPK, Jokowi Hanya Senyum

Jumat,23 Januari 2015 - 03:53:00 WIB

Proyek Terbaru David Beckham Beralih ke Fashion