Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Tangkuban Perahu Meletus Lagi Pagi Ini

Senin,07 Oktober 2013 | 06:28:00
Tangkuban Perahu Meletus Lagi Pagi Ini
Ket Foto :

Gunung Tangkuban Parahu kembali memuntahkan phreatik kecil untuk ketiga kalinya dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Pejabat Pelaksana Bidang Penyelidikan Pengamatan Gunung Api, Gede Suandika mengatakan Gunung yang terkenal dengan kisah Sangkuriang ini, kembali meletus Senin 7 Oktober 2013, sekitar pukul 07.02 WIB.

"Letusannya lebih kecil dibanding kemarin. Berlangsung selama 16 menit. Sama seperti kemarin hanya disekitar Kawah Ratu saja," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Hingga pagi ini, status gunung ini masih pada tahap waspada dan belum naik ke level yang lebih tinggi meskipun sudah meletus sebanyak tiga kali.

"Aktivitas masih terbilang fluktuatif. Namun letusan susulan masih sering terjadi. Status belum naik," katanya dilansir vivanews.com.

Gede Suandika menambahkan bahwa sebuah tim khusus sudah diterjunkan untuk meneliti lebih intensif lagi guna mengukur deformasi kawah dan kandungan belerang dalam air kawah.

"Karena letusannya juga mempengaruhi kawah-kawah lain yang ada di Tangkuban Perahu," kata Gede.

Tangkuban Perahu yang selama ini jadi kawasan andalan Jawa Barat untuk wisata itu sudah ditutup sejak akhir tahun lalu. Kondisi gunung fluktuatif.(rep2)
 

Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Selasa,22 Juli 2014 | 03:59:00 WIB

Kekejaman Politikus Cantik Israel pada Rakyat Gaza

Kekejaman Politikus Cantik Israel pada Rakyat Gaza Jakarta - Situasi Gaza akibat serangan Israel dan Palestina semakin memburuk. Setidaknya 560 warga Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, menjadi sasaran militer Israel setelah dua pekan Operasi Perlindungan Tepi dilaksanakan.   Namun, jumlah korban tewas dari pihak Pales....
Selasa,22 Juli 2014 | 03:59:00 WIB

Kotak Hitam Telah Berada di Tangan Malaysia

Kotak Hitam Telah Berada di Tangan Malaysia KUALA LUMPUR - Pemimpin kelompok pro Rusia setuju menyerahkan dua kotak hitam Malaysia Airlines MH17 kepada penyelidik Malaysia yang berada di Ukraina.    Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan sebagai bagian dari kesepakatan dengan pemimpin separatis Alexand....
Selasa,22 Juli 2014 | 02:02:00 WIB

Mayat Bos Kapal Sewol Ditemukan Membusuk

Mayat Bos Kapal Sewol Ditemukan Membusuk SEOUL - Polisi Korea Selatan mengatakan  jenazah yang ditemukan bulan lalu adalah buronan kepala keluarga pemilik Chonghaejin Marine Co Ltd., perusahaan yang mengoperasikan feri Sewol.   Kantor berita Yonhap melaporkan, Selasa, jenazah yang telah membusuk itu ditemukan ....
Selasa,22 Juli 2014 | 02:02:00 WIB

Pemberontak Ukraina Serahkan Kotak Hitam MH17

Pemberontak Ukraina Serahkan Kotak Hitam MH17 KIEV - Pemimpin pemberontak senior, Aleksander Borodai, telah menyerahkan kotak hitam pesawat yang ditembak jatuh d Ukraina timur kepada para ahli Malaysia di Donetsk.   "Ini dia kotak hitamnya," kata Borodai, seperti dilansir dari Aljazirah. Kedua belah pihak kemu....
Selasa,22 Juli 2014 | 02:02:00 WIB

Malaysia Ingin Tubuh Korban MH17 Kembali Sebelum Lebaran

Malaysia Ingin Tubuh Korban MH17 Kembali Sebelum Lebaran KUALA LUMPUR - Pihak Malaysia menyatakan keprihatinannya atas pemblokiran tim investigasi internasional atas tim separatis yang mempersulit identifikasi dan mengotak-atik kotak hitam (black box) pesawat yang mereka temukan. Menteri Transportasi Malaysia, Liow Tiong Lai mengatakan pihaknya masih belum bisa menembus korido....
Selasa,22 Juli 2014 - 04:00:00 WIB

Tolak Pilpres, Prabowo Terancam Dipenjara?

Selasa,22 Juli 2014 - 04:00:00 WIB

Prabowo: Kami Tidak Akan Diam!

Selasa,22 Juli 2014 - 04:00:00 WIB

Marshanda Lepas Jilbab, Ini Kata Ben Kasyafani

Selasa,22 Juli 2014 - 03:59:00 WIB

Lepas Jilbab, Marshanda Dikritik Netizen

Selasa,22 Juli 2014 - 03:59:00 WIB

Shakira Jadi Artis Terpopuler Facebook

Selasa,22 Juli 2014 - 03:59:00 WIB

Kekejaman Politikus Cantik Israel pada Rakyat Gaza

Selasa,22 Juli 2014 - 03:59:00 WIB

Kotak Hitam Telah Berada di Tangan Malaysia

Selasa,22 Juli 2014 - 03:01:00 WIB

Warga Riau Terancam Berlebaran dalam Kabut Asap