Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Hari Ini Pansus DPRD Provinsi Agendakan Bahas RTRW Riau

Kamis,29 September 2016 | 02:49:00
Hari Ini Pansus DPRD Provinsi Agendakan Bahas RTRW Riau
Ket Foto :
Pekanbaru-Dari tahun 1994 hingga saat ini, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum juga tuntas. Untuk itu, Pansus Raperda RT RW DPRD Riau akan melakukan rapat bersama Bupati Walikota se-Provinsi Riau pada hari ini, Kamis (29/9/2016).
 
Hal itu karena perda yang dibentuk pansus tersebut tersebut merupakan RT RW induk di Provinsi Riau. Ketua pansus RT RW DPRD Riau Asri Auzar menjelaskan, penyusunan perda RTRW Provinsi Riau akan memakan waktu lama.
 
Hal itu, lanjut politikus Demokrat itu, karena banyak pihak yang akan didatangi tim pansus untuk meminta masukan. "Ini kaan memakan waktu lama, nanti akan dimasukan pendapat instansi lain, lembaga kemasayarakat, seperti LAM, LSM, dan Walhi untuk menyempurnakan ranperda itu," ungkapnya.
 
Untuk itu, imbuh politikus asal Kabupaten Rokan Hilir itu, tim pansus akan rapat bersama bupati/walikota se-Riau untuk meminta masukan mereka karena RT RW yang akan disusun dan dibuat adalah RTRW induk Provinsi Riau.
 
"RTRW itu akan diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota di Riau, maka pansus harus bersinergi dengan mereka untuk mencocokkan peta induk dengan peta kabupaten/kota dan menerima saran mereka untuk menyempurnakan perda RTRW. Jadi, berencana besok kami akan rapat," jelasnya.
 
Sebelumnya, tim pansus sudah bertemu dengan badan perbatasan negara yang akan memfasilitasi tim pansus untuk bertemu dengan KLH, agraria, dan kemendagri.
 
"Pertemuan dengan badan perbatasan negara itu kami lanjutkan minggu depan. Pertemuannya untuk penyelsaian RTRW itu," pungkasnya.(rep05/rpc)
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Jumat,16 September 2016 | 03:29:00 WIB

Bunuh Gajah yang Rusak Kebun, Lelaki Ini Dihukum 1,6 Tahun Penjara

  Bunuh Gajah yang Rusak Kebun, Lelaki Ini Dihukum 1,6 Tahun Penjara Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Muara Tebo menghukum Sukarno, warga Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi dengan penjara selama 1 tahun 6 bulan. Sukarno dinyatakan terbukti bersalah telah membunuh seekor gajah Sumatera bernama Dadang pada Februari 2016 lalu.   "Sukarno kami tuntut dengan hukuman penjara selama 2 tahun dan denda Rp 100 juta....
Kamis,08 September 2016 | 04:12:00 WIB

Gawat, Rupanya 60 Persen Isi Penjara Diisi Penjahat Narkoba

Gawat, Rupanya 60 Persen Isi Penjara Diisi Penjahat Narkoba   JAKARTA - Penegakan hukum terhadap kasus narkotika yang begitu masif ternyata belum juga membuat pengedar dan pengguna narkotika jera. Berdasarkan data Polri jumlah kasus narkotika mengalami kenaikan drastis hingga 7 ribu kasus tiap tahunnya. Praktis, jumlah orang yang dipenjara karena kasus narkotika juga terus melonjak. Akibatnya, penjara pun penuh diisi oleh mereka ya....
Kamis,08 September 2016 | 04:11:00 WIB

Masa Sih, Wayan Mirna Tewas Bukan karena Sianida

 Masa Sih, Wayan Mirna Tewas Bukan karena Sianida JAKARTA - Saksi-saksi meringankan yang dihadirkan kubu terdakwa Jessica Iskandar kembali menyampaikan keterangan yang mengarah pada ketiadaan sianida sebagai penyebab kematian korban Wayan Mirna Salihin. Pada sidang yang digelar hingga Rabu (7/9/2016) malam, sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengghadrikan ahli forensik dan toksikologi, Djadja Surya Armadja.  ....
Senin,05 September 2016 | 04:42:00 WIB

Weleh, Rupanya Bupati Banyuasin Ditangkap Sesaat Hendak Naik Haji

 Weleh, Rupanya Bupati Banyuasin Ditangkap Sesaat Hendak Naik Haji Jakarta-Betapa memilukan yang dirasakan keluarga Bupati Banyuasin Sumatera Selatan Yan Anton Ferdian ini. Betapa tidak, sang bupati ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ketika sang bupati baru selesai mengadakan acara walimatus safar atau pengajian untuk keberangkatan haji.   Ya, Anton Ferdian rencananya akan berangkat naik haji Rabu (7/9/2016) lusa. Dia ber....
Senin,05 September 2016 | 04:26:00 WIB

Hari Ini KPK Akan Jelaskan soal Penangkapan Bupati Banyuasin

  Hari Ini KPK Akan Jelaskan soal Penangkapan Bupati Banyuasin Jakarta-- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, membenarkan adanya penangkapan terhadap Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian.   Yan ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan, Minggu (4/9/2016).   Seperti dikutip Sriwijaya Post, Selain Yan, penyidik KPK juga membawa tiga orang lainnya.....