Kasus Demo Maut di Meranti, 3 Polisi Jadi Tersangka
Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Kasus Demo Maut di Meranti, 3 Polisi Jadi Tersangka

Senin,29 Agustus 2016 | 03:24:00
 Kasus Demo Maut di Meranti, 3 Polisi Jadi Tersangka
Ket Foto :
Pekanbaru - Pihak Polda Riau tak main-main dalam mengungkap demo maut dan insiden tewasnya tersangka pembunuh anggota Polres Meranti. Dalam kasus ini 3 anggota Polres Meranti dijadikan tersangka.
 
Demikian disampaikan Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto kepada wartawan, Minggu (28/8/2016) di Pekanbaru. Supriyanto menyebutkan, pemeriksaan terhadap 15 anggota Polres Meranti masih terus berlangsung.
 
"Dari hasil pemeriksaan awal, 3 anggota Polres Meranti kita jadikan tersangka," kata Supriyanto.
 
Menurutnya, ketiga anggota tersebut diduga telah menyalahi prosedur saat penangkapan Apri (24) tersangka pembunuh anggota polisi yang berujung kematian. Begitu juga dalam menghadapi demo massa seorang warga Isrusli (45) tewas terkena batu.
 
"Saya minta maaf kepada semua pihak terkait insiden tersebut. Barang kali anggota kami kurang pas dalam melakukan tindakan. Ke depan tentunya kita akan perbaiki lagi," kata Supriyanto.
 
Hingga saat ini, Polda Riau masih menempatkan Brimob dan sejumlah anggota Polres Siak dan Bengkalis untuk diperbantukan di Meranti.
 
Demo maut itu awalnya dipicu perkelahian Apri dengan anggota Polres Meranti, Brigadir Adil Tambunan. Anggota polisi itu tewas ditusuk 5 kali dengan badik gara-gara rebutan wanita.
 
Usai membunuh, tersangka Apri (24) pegawai honorer Pemkab Meranti kabur ke Kecamatan Merbau. Tak lama pelaku ditangkap dengan dihadiahi timah panas di kakinya. Saat ditangkap untuk dibawa ke Mapolres Meranti, Apri masih hidup. 
 
Tapi setelah sampai di Mapolres, belakangan Apri tewas mengenaskan dengan tubuh penuh luka. Kuat dugaan Apri tewas karena dianiaya rekan-rekan Brigadir Adil Tambunan. Kematian Apri yang tak wajar inilah memicu 1000-an massa demo ke Polres Meranti.(rep05/dtk)
 
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Kamis,29 September 2016 | 02:49:00 WIB

Hari Ini Pansus DPRD Provinsi Agendakan Bahas RTRW Riau

Hari Ini Pansus DPRD Provinsi Agendakan Bahas RTRW Riau Pekanbaru-Dari tahun 1994 hingga saat ini, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum juga tuntas. Untuk itu, Pansus Raperda RT RW DPRD Riau akan melakukan rapat bersama Bupati Walikota se-Provinsi Riau pada hari ini, Kamis (29/9/2016).   Hal itu karena perda yang dibentuk pansus tersebut tersebut merupakan RT RW induk di Provinsi Riau. Ketua pansus RT RW DPRD Ri....
Jumat,16 September 2016 | 03:29:00 WIB

Bunuh Gajah yang Rusak Kebun, Lelaki Ini Dihukum 1,6 Tahun Penjara

  Bunuh Gajah yang Rusak Kebun, Lelaki Ini Dihukum 1,6 Tahun Penjara Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Muara Tebo menghukum Sukarno, warga Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi dengan penjara selama 1 tahun 6 bulan. Sukarno dinyatakan terbukti bersalah telah membunuh seekor gajah Sumatera bernama Dadang pada Februari 2016 lalu.   "Sukarno kami tuntut dengan hukuman penjara selama 2 tahun dan denda Rp 100 juta....
Kamis,08 September 2016 | 04:12:00 WIB

Gawat, Rupanya 60 Persen Isi Penjara Diisi Penjahat Narkoba

Gawat, Rupanya 60 Persen Isi Penjara Diisi Penjahat Narkoba   JAKARTA - Penegakan hukum terhadap kasus narkotika yang begitu masif ternyata belum juga membuat pengedar dan pengguna narkotika jera. Berdasarkan data Polri jumlah kasus narkotika mengalami kenaikan drastis hingga 7 ribu kasus tiap tahunnya. Praktis, jumlah orang yang dipenjara karena kasus narkotika juga terus melonjak. Akibatnya, penjara pun penuh diisi oleh mereka ya....
Kamis,08 September 2016 | 04:11:00 WIB

Masa Sih, Wayan Mirna Tewas Bukan karena Sianida

 Masa Sih, Wayan Mirna Tewas Bukan karena Sianida JAKARTA - Saksi-saksi meringankan yang dihadirkan kubu terdakwa Jessica Iskandar kembali menyampaikan keterangan yang mengarah pada ketiadaan sianida sebagai penyebab kematian korban Wayan Mirna Salihin. Pada sidang yang digelar hingga Rabu (7/9/2016) malam, sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengghadrikan ahli forensik dan toksikologi, Djadja Surya Armadja.  ....
Senin,05 September 2016 | 04:42:00 WIB

Weleh, Rupanya Bupati Banyuasin Ditangkap Sesaat Hendak Naik Haji

 Weleh, Rupanya Bupati Banyuasin Ditangkap Sesaat Hendak Naik Haji Jakarta-Betapa memilukan yang dirasakan keluarga Bupati Banyuasin Sumatera Selatan Yan Anton Ferdian ini. Betapa tidak, sang bupati ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ketika sang bupati baru selesai mengadakan acara walimatus safar atau pengajian untuk keberangkatan haji.   Ya, Anton Ferdian rencananya akan berangkat naik haji Rabu (7/9/2016) lusa. Dia ber....