Edited by Rohil Online Media
Hot News››

Jelang Penilaian WTN, Pemkab Inhu Mulai Berbenah

Kamis,11 Juni 2015 | 10:34:00
Jelang Penilaian WTN, Pemkab Inhu Mulai Berbenah
Ket Foto :
Rengat-Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bersiap menghadapi penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2015. Bersama-sama dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait, Pemkab Inhu melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) mulai mematangkan persiapan jelang penilaian WTN.
 
Persiapan yang dilakukan diantaranya berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Polres Inhu, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar serta instansi terkait lainnya untuk membentuk tim persiapan WTN.
 
Setelah melakukan rapat koordiansi, tim langsung melakukan survey terhadap lokasi yang akan dilakukan penilaian WTN tahun 2015, diantaranya sepanjang Jalan Sultan Rengat yang merupakan jalan nasional. Kemudian di kawasan tertib lalu lintas (KTL) yakni di Jalan Bupati Tulus, Jalan Narasinga, Jalan R Suprapto, Jalan Ahmad Yani Rengat serta di kawasan seputar terminal dan Pasar Rakyat Rengat.
 
Untuk Jalan Sultan dan sepanjang Jalan KTL, ada beberapa hal yang mesti di lakukan penataan, diantaranya pemindahan pot bunga daritrotoar ke tepian jalan, pemindahan material bangunan dan penutupan trotoar yang berlubang.
 
“Kita akan berkoordinasi dengan UPT Kebersihan dan Pertamanan untuk melakukan pemindahan pot bunga dari trotoar ke tepian jalan, sedangkan untuk pemindahan material bangunan dan penutupan trotoar yang berlubang kita perlu berkoordinasi dengan Dinas PU," ujar Kabid Perhubungan Darat Dishubkominfo Inhu, Slamet Suhargana.
 
Adapun di seputaran terminal dan Pasar Rakyat Rengat, perlu dilakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga menggunakan badan jalan dan trotoar. "Untuk para PKL, kita langsung melakukan tindakan persuasif dengan cara menyampaikan secara lisan, selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Disperindag Pasar agar menyurati secara tertulis,” tambahnya.
 
Sedangkan untuk Jalan Ahmad Yani tidak ada catatan apapun karena sudah memenuhi syarat penilaian. Namun beliau juga menghimbau dan mengharapkan agar warga masyarakat bisa tertib dan mematuhi peraturan lalu-lintas terutama pada saat dilakukan nya penilaian WTN nanti.
 
Ditambahkan Slamet, berbagai pembenahan telah diupayakan Dishubkominfo Inhu untuk memperbaiki catatan kekurangan pada penilaian WTN tahun lalu, diantaranya pemasangan Trafic Light, Warning Light, Marka dan Median Jalan dan penataan penempatan tanaman hias. Selain itu, saat ini proses pengadaan marka dan rambu-rambu jalan sudah memasuki proses lelang.
 
“Jika pada WTN tahun 2014 lalu kita mendapatkan Plakat WTN untuk kota kecil, Semoga pada tahun 2015 ini Kabupaten Inhu bisa mendapatkan hasil yang baik dari tahun lalu yaitu membawa Piala WTN untuk Kategori Kota Kecil,” ujar Kadishubkominfo Inhu Drs Erpandi.(rep05/mcr)
 
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Sabtu,16 September 2017 | 04:04:00 WIB

Ini Rangkaian Acara Riau Expo tanggal 14-20 Oktober 2017

 Ini Rangkaian Acara Riau Expo tanggal 14-20 Oktober 2017 PEKANBARU -  Sebentar lagi Perhelatan Akbar Riau Expo akan digelar pada tanggal 14-20 Oktober 2017, yang berLokasi di Ska Co EX Pekanbaru Riau,  Lokasi yang sangat strategis dan berada disentra bisnis Pekanbaru yang mudah di tempuh,  serta akan semakin meriah dgn  banyaknya acara acara yang diadakan diriau expo. Serta peserta mulai berbondong2 mendaftarkan produknya....
Kamis,29 September 2016 | 02:51:00 WIB

Di Riau Harga Daging Ayam Mulai Tak Stabil

 Di Riau Harga Daging Ayam Mulai Tak Stabil Pekanbaru-Pedagang masih menjual daging ayam diatas normal. Alasannya, persediaan ayam di tingkta distributor dilaporkan mulai menipis. Pedagang sengaja menaikan harga untuk menyesuaikan harga dari tingkat distributornya.   Hal itu seperti diungkapkan Ainul Safwan salah satu pedagang besar daging Ayam di Pasar Dupa Pekanbaru. Ia menjual daging ayam Rp24.000 pe....
Kamis,29 September 2016 | 02:50:00 WIB

BMKG Kembali Deteksi 40 Hotspot di Sumatera

BMKG Kembali Deteksi 40 Hotspot di Sumatera Pekanbaru-Hasil pantauan satelit Terra-Aqua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Rabu (28/9/2016) pagi, kembali mendeteksi sebanyak 40 titik hotspot di Pulau Sumtera yang tersebar di empat provinsi, yakni di Aceh lima titik, Sumatera Barat dua titik, Sumatera Utara 30 titik, dan Riau tiga titik.   "Di Sumatera hari ini ada....
Jumat,16 September 2016 | 03:11:00 WIB

Di Tahun 2017, Tour de Siak Lalui Etape Bengkalis dan Kota Melaka

 Di Tahun 2017, Tour de Siak Lalui Etape Bengkalis dan Kota Melaka SIAK-Pembangunan sektor pariwisata di daerah merupakan salah satu prioritas program Nawacita, karena dampak positifnya mampu menggerakkan langsung perekonomian rakyat. Karena itu usaha memajukan pariwisata harus terus dilakukan berkelanjutan, karena keuntungan bagi daerah baru akan terasa dimasa-masa yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Bupati Siak Syamsuar dalam pertemua....
Rabu,14 September 2016 | 02:51:00 WIB

Sempat Nihil, Kini Titik Hotspot Kembali Muncul di Riau

 Sempat Nihil, Kini Titik Hotspot Kembali Muncul di Riau Pekanbaru-Sempat nihil sejak beberapa hari lalu, titik hotspot (titik panas) di Bumi Lancang Kuning kembali terdeteksi. Bahkan jumlah titik hotspot tersebut yang tertinggi di Pulau Sumantara.   Berdasarkan pantauan Satelit Terra-Aqua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Selasa (13/9/2016) pukul 16.00 WIB, sebanyak 27 titik hots....